SYAMSUDDIN, DIN (2010) Kesenian Bisa Menjadi Wajib. Suara Muhammadiyah Edisi 02 (14473).
|
Text
02.pdf Download (87Kb) | Preview |
Abstract
Kalau dalam Munas Tarjih di Banda Aceh diputuskan posisi kesenian itu pada dasarnya mubah, artinya kalau dikerjakan tidak mendapat pahala dan kalau ditinggalkan tidak berdosa, maka pada kondisi sekarang seni dapat menjadi wajib hukumnya. Logikanya adalah, kita sekarang tengah dikepung oleh seni budaya global yang cenderung menyebabkan manusia kehilangan kemanusiaannya. Manusia menjadi sekadar makhluk hedonis, materialis, kejam dan suka memperbudak orang lain. Ini semua harus kita lawan. Melawan kemunkaran budaya seperti itu wajib hukumnya.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 27 Mar 2012 07:03 |
| Last Modified: | 27 Mar 2012 07:03 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1248 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
