PERAN KANTOR TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN JOMBANG DALAM MENANGANI KONFLIK BURUH PADA CV. VARIA USAHA

Lujeng Kurniasari, Niki (2006) PERAN KANTOR TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN JOMBANG DALAM MENANGANI KONFLIK BURUH PADA CV. VARIA USAHA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERAN_KANTOR_TENAGA_KERJA_DAN_TRANSMIGRASI_KABUPATEN_JOMBANG_DALAM_MENANGANI_KONFLIK_BURUH_PADA_CV.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Penelitian skripsi ini mendeskripsikan peran Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jombang dalam menangani konflik buruh pada CV.Varia Usaha. Pemikiran ini didasarkan pada kenyataan yang terjadi pada masyarakat industri, bahwa ada suatu hubungan kerja antara buruh dan pengusaha. Konsekwensi dari hubungan tersebut adalah pengusaha harus membayar upah kepada pekerja sebagai hasil perwujudan dari ketrampilan yang dikeluarkan oleh pekerja untuk mendapatkan hasil produksi yang baik. Akan tetapi yang terjadi disini adalah bahwa adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal sebanyak 24 (dua puluh empat) orang/buruh CV. Varia Usaha. Pemutusan hubungan kerja ini mengakibatkan perselisihan antara buruh dengan pengusaha, meski terjadi pemutusan, terdapat juga adanya ketidaksesuaian upah yang diterima oleh buruh dengan upah minimum kabupaten. Para buruh melakukan unjuk rasa (Demo) pada pihak pengusaha sehingga proses industri menjadi terganggu. Karena tidak mendapat tanggapan dari pihak pengusaha maka para buruh mengaduhkan permasalahan ini kepada pemerintah setempat yaitu kantor tenaga kerja dan transmigrasi (Nakertrans) kabupaten Jombang. Perselisihan ini mendapat responsif dari pihak pemerintah maka, sebagai pelindung, pembina, pengawas, pengatur dan pendamai masalah ketenagakerjaan maka, pemerintah melaksanakan tugas dan wewenangnya itu berdasarkan Undang-undang yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analisa kualitatif yaitu dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber dan memeriksa kelengkapan data, kemudian data tersebut diolah dan diinterversikan sesuai dengan fenomena yang terjadi dilapangan. Disempurnakan dengan teknik pengumpulan data secara interview, observasi dan pengumpulan dari beberapa arsip yang diperoleh dari tempat penelitian yaitu kantor (Nakertrans) kabupaten Jombang dan perusahaan yang bersangkutan yaitu CV. Varia Usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan adanya peran kantor Nakertrans, permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi antara buruh dengan pengusaha CV. Varia Usaha dapat diselesaikan dengan baik. Melalui jalan perundingan/musyawarah pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat yang merasa dirugikan yaitu, dengan menjalankan wewenangnya sebagai Pembina dan penengah/ mediasi dalam proses penyelesaian perselisihan tersebut. Kemudian pemerintah memberikan suatu keputusan mengikat dan bersifat anjuran yang memiliki kekuatan hukum agar masing-masing pihak yang berselisih baik pekerja maupun pengusaha sama-sama menjalankan hak dan kewajibannya. Diharapkan oleh pemerintah tidak hanya pengusaha yang memenuhi hak pekerja akan tetapi harus diimbangi dengan pemenuhan kewajibannya pekerja untuk memahami dunia usaha bahwa, ada kondisi-kondisi tertentu dimana posisi pengusaha sangat sulit, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pekerja.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 19 Jul 2012 02:35
Last Modified: 19 Jul 2012 02:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12462

Actions (login required)

View Item View Item