MODEL PEMBELAJARAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD MUHAMMADIYAH 9 ”PANGLIMA SUDIRMAN” MALANG

Septarini, Bayu (2006) MODEL PEMBELAJARAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD MUHAMMADIYAH 9 ”PANGLIMA SUDIRMAN” MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
MODEL_PEMBELAJARAN_MULTIPLE_INTELLIGENCES_DALAM_PEMBELAJARAN_MATEMATIKA_DI_SD_MUHAMMADIYAH_9.pdf

Download (74kB) | Preview

Abstract

Selama ini pembelajaran matematika di sekolah masih cenderung menjejalkan materi tanpa memperhatikan kemampuan perbedaan individu dan kemampuan yang dimiliki siswa (Sriyanto, Basis Juli-Agustus, 2004). Hal ini dapat mengakibatkan kecerdasan dan kreatifitas siswa tidak berkembang secara optimal. Oleh karena itu bagaimana melalui suatu pembelajaran matematika dapat memperhatikan perbedaan tingkat kecakapan, kecerdasan, minat, bakat dan kreativitas siswa untuk kemudian dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika yang bervariasi. Maka, dalam penelitian ini diterapkan model pembelajaran Multiple Intelligences dalam pembelajaran matematika untuk mengetahui aktivitas, persepsi siswa serta ketuntasan belajar siswa. Untuk mengetahui aktivitas siswa selama berlangsungnya pembelajaran, persepsi siswa serta ketuntasan belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Observasi dengan pedoman pengamatan digunakan untuk mengetahui aktivitas siswa saat pembelajaran. Persepsi siswa dapat diketahui melalui angket yang diisi oleh siswa. Sedangkan ketuntasan siswa dapat diketahui dari data hasil ulangan harian siswa. Data hasil observasi, angket dan hasil ulangan harian siswa dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa aktivitas yang banyak dilakukan oleh siswa adalah visual activities. Dalam oral activities khususnya diskusi kelompok siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Sedangkan pada listening activities siswa cenderung lebih mendengarkan uraian guru bila dibandingkan dengan mendengarkan pendapat teman saat diskusi. Lain halnya pada drawing activities, karena semua siswa melakukan aktivitas tersebut. Pada motor activities siswa aktif dalam melakukan percobaan kelompok. Minat siswa dalam emosional activities menunjukkan prosentase yang tinggi pula. Selain minat, siswa juga tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Persepsi siswa terhadap model pembelajaran Multiple Intelligences jika dipandang dari motif atau dorongan siswa mencapai prosentase yang tinggi. Dengan dorongan yang kuat akan menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran. Sedangkan dengan minat yang besar, siswa terdorong untuk memperhatikan pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Untuk mencapai tujuan belajar yaitu prestasi yang t inggi maka diperlukan kesiapan untuk melakukan kecakapan. Aktifitas dan persepsi siswa dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh siswa dan disertai dengan persepsi akan menunjang keefektifan proses belajar. Akan tetapi banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh siswa tidak menjamin bahwa siswa tersebut memiliki prestasi yang tinggi dalam belajar. Hasil belajar penting sekali untuk mengetahui keberhasilan metode yang digunakan dalam mengajar. Dari hasil ulangan harian siswa didapatkan bahwa rata-rata ketuntasan siswa adalah 77,2%. Oleh karena itu melalui pembelajaran dengan menggunakan Multiple Intelligences dapat meningkatkan aktivitas siswa serta meningkatkan hasil belajar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 18 Jul 2012 08:10
Last Modified: 18 Jul 2012 08:10
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12404

Actions (login required)

View Item View Item