PERAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN SIDOARJO TERHADAP PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL SEPATU SANDAL DI WEDORO

Kurnianto, Roman (2006) PERAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN SIDOARJO TERHADAP PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL SEPATU SANDAL DI WEDORO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERAN_DINAS_PERINDUSTRIAN_DAN_PERDAGANGAN_KABUPATEN_SIDOARJO_TERHADAP_PENGEMBANGAN_INDUSTRI_KECIL_SEPATU_SANDAL_DI_WEDORO.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Dalam menyongsong otonomi daerah, setiap daerah diharapkan mempunyai produk unggulan yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu penghasil produk unggulan adalah dari sektor industri kecil yang eksistensinya perlu dikembangkan dengan cara pembinaan yang lebih serius, khususnya pada industri rumah tangga, sebab industri ini umumnya terletak di daerah pedesaan. Pada umumnya masih menggunakan teknologi yang relatif sangat sederhana atau tradisional, manajemen yang sangat sederhana, modal yang sangat kecil, serta pemasaran yang belum meluas dan terorganisir secara baik. Dan kebanyakan industri kecil hingga saat ini masih dihadapkan pada permasalahan yang kompleks seperti bidang manajemen ( pengelolaan keuangan, pengendalian mutu produk dan pemasaran ), bidang permodalan, bidang teknik produksi serta masalah-masalah lain yang menjadi penghambat bagi perkembangan industri kecil itu sendiri. Melihat kondisi tersebut diatas, maka saya tertarik untuk melakukan penelitian dengan gambaran mengenai pengembangan industri kecil sepatu sandal oleh Disperindag. Guna menunjang dan menyelesaikan penelitian ini rumusan masalah yang dibutuhkan adalah yang berkenaan dengan bagaimanakah Peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Terhadap Pengembangan Industri Kecil Sepatu Sandal di Desa Wedoro Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo sesuai dengan fokus penelitian. Adapun indikator-indikator dari peran Disperindag terhadap pengembangan industri kecil sepatu sandal adalah memberikan bimbingan teknis berupa pendidikan non formal dan pelatihan (ketrampilan), pengembangan pola kemitraan, memberikan modal kerja yaitu berupa pinjaman uang dan mesin produksi, pengembangan pemasaran. Dan hambatan-hambatan dalam pengembangan industri kecil sepatu sandal adalah sumber daya manusia, manajemen modal dan manajemen pemasaran. Berdasarkan jenisnya, penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif dengan jenis data kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data, data primer diperoleh dari Disperindag sedangkan data sekunder diperoleh dari para pengusaha/pengrajin sepatu sandal atau diluar dari data primer. Pada tahap akhir penelitian ini dilakukan pengolahan atau analisa data dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat diambil gambaran bahwa secara konseptual Peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Terhadap Pengembangan Industri Kecil Sepatu Sandal di Wedoro sudah cukup baik, pembinaan dari aspek SDM adalah dengan memberikan pembinaan teknis, antara lain dengan pendidikan non formal dan pelatihan (ketrampilan) dibidang manajemen, AMT/motivasi, teknik produksi dan teknik pemasaran. Dari aspek permodalan yaitu dengan memberikan rekomendasi untuk mencari pinjaman ke Bank, selain itu Disperindag juga sebagai fasilitator dalam perijinan. Dari aspek peralatan adalah dengan memberikan bantuan peralatan berupa mesin plong, mesin jahit. Dari aspek pemasaran adalah dengan mengikut sertakan produk-produk Wedoro dalam even-even pameran baik yang dalam tingkat lokal maupun tingkat nasional. Dari hasil penelitian tersebut diatas, ternyata dalam prakteknya seringkali sentra industri kecil terbentur oleh beberapa hal yang justru menghambat perkembangannya diantaranya yaitu SDM, manajemen modal dan manajemen pemasaran. Mereka para pengusaha/pengrajin rata-rata memiliki latar belakang pendidikan yang masih rendah sehingga pengetahuan mereka tentang manajemen baik manajemen modal maupun pemasaran masih kurang ini menyebabkan lambannya proses dari pengembangan sentra industri kecil sepatu sandal itu sendiri. Dengan demikian peran Disperindag diharapkan agar lebih dioptimalkan lagi guna mencapai tujuan dari pengembangan industri kecil yaitu mendorong industri kecil menjadi industri menengah guna persiapan ekonomi menjelang pasar bebas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jul 2012 06:52
Last Modified: 18 Jul 2012 06:52
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12393

Actions (login required)

View Item View Item