PENENTUAN CELL COVERAGE BTS PADA SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK SELULER DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Kurnawirawan, Mimil (2006) PENENTUAN CELL COVERAGE BTS PADA SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK SELULER DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENENTUAN_CELL_COVERAGE_BTS.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Daerah cakupan sel merupakan daerah yang masih dilingkupi atau masih dalam pelayanan suatu BTS. Bentuk dan luas cakupan sel antara lain dipengaruhi oleh kondisi geografis dimana BTS berada. Dengan bantuan Sistem Informasi Geografis penentuan daerah cakupan menjadi lebih mudah dan lebih cepat bila dibandingkan dengan perhitungan secara manual, karena kondisi geografis dimodelkan sebagai input perhitungan cakupan sel. Daerah cakupan operasi sistem telekomunikasi bergerak seluler dapat dihitung dengan berbagai pendekatan. Salah satunya dengan pendekatan empiris Okumura-Hata untuk perhitungan redaman propagasinya. Selain itu ditambahkan pula faktor-faktor koreksi untuk mengatasi kondisi geografis yang berbeda di setiap daerah peninjauan.Faktor-faktor koreksi tersebut antara lain : Tinggi efektif antena BTS, Morfologi aau jenis daerah, tinggi undulasi, sudut slope dan tinggi antena MS. Sistem Informasi Geografis adalah sistem yang berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi geografi. Perencanaan dari sistem ini adalah membuat sebuah Sistem Informasi Geografis dengan menggunakan software ARCVIEW dan AVENUE. ARCVIEW merupakan sebuah software pengolah data spasial (peta) yang mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan software yang lain. AVENUE adalah bahasa scripting yang terintegrasi dengan software ARCVIEW. Dengan Sistem ini diharapkan mampu memprediksi cakupan sel dari sebuah BTS. Pada Tugas Akhir ini BTS yang dijadikan sampel adalah BTS di daerah Jombang dan Mojoagung yang mempunyai kontur tanah yang sebagian besar datar. Dalam hal ini ditentukan level penerimaan minimum pada BTS yaitu -86,56 dBm dan daya pancar maksimum 39 dBm. Jika level penerimaan berada di bawah -86,56 dBm maka daerah tersebut tidak tercover oleh BTS. Begitu juga jika daya pancar berada di atas 39 dBm maka daerah itu juga tidak akan tercover BTS. Dengan sistem ini dapat dapat dilakukan penghitungan secara otomatis persamaan-persamaan dalam menentukan cakupan sel suatu BTS sehingga memudahkan dalam menentukan cakupan sel.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jul 2012 04:24
Last Modified: 18 Jul 2012 04:24
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12353

Actions (login required)

View Item View Item