KAMPANYE HUMAS MALANG IJO ROYO-ROYO SEBAGAIGERAKAN SADAR PENGHIJAUAN PADA MASYARAKATStudi pada Dinas Pertamanan Kota Malang

Styo Wibowo, Novin Farid (2006) KAMPANYE HUMAS MALANG IJO ROYO-ROYO SEBAGAIGERAKAN SADAR PENGHIJAUAN PADA MASYARAKATStudi pada Dinas Pertamanan Kota Malang. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KAMPANYE_HUMAS_MALANG_IJO_ROYO.pdf

Download (55kB) | Preview

Abstract

Keywords: Kampanye Humas Permasalahan mengenai lingkungan hidup terutama penghijauan menjadi masalah yang dihadapi Pemerintah Kota Malang akhir-akhir ini. Hal ini diperkuat dengan data yang menyebutkan bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang hanya empat persen dari keseluruhan wilayah Kota. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran partisipasi masyarakat dan pembangunan yang semakin meningkat. Usaha yang dilakukan Pemerintah Kota yakni mencanangkan Gerakan Penghijauan dengan tema Malang Ijo Royo-Royo dan menunjuk Dinas Pertamanan Kota Malang sebagai tim pelaksana program ini. Usaha ini kemudian ditindaklanjuti Dinas Pertamanan dengan melakukan kampanye Malang Ijo Royo-Royo (MIRR) untuk memotivasi dan menggerakkan masyarakat akan penghijauan. Dari fenomena tersebut peneliti tertarik meneliti tentang proses kampanye humas Malang Ijo Royo-Royo yang dilakukan Dinas Pertamanan Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui proses kampanye humas Malang Ijo Royo-Royo sebagai gerakan sadar penghijauan pada masyarakat. Secara akademis hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat bagi perkembangan Ilmu Komunikasi khususnya konsentrasi Public Relations, secara praktis hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kota Malang khususnya bagian Dinas Pertamanan Kota dalam melakukan kampanye-kampanye berikutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif emik dengan fokus penelitian pada kampanye Malang Ijo Royo-Royo tahap II antara bulan Juli 2005 hingga Maret 2006 dengan proses PR dalam kampanye yang meliputi, proses fact finding (riset), perencanaan dan program, aksi dan komunikasi, evaluasi program. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Dinas Pertamanan Kota Malang dengan alamat kantor, Jl. Simpang Danau Sentani No. 3 Malang. Informan yang digunakan sebagai unit analisa berjumlah lima orang, dimana kelima informan tersebut diambil berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Teknik analisa data yang digunakan metode analisa data diskriptif kualitatif. Sedangkan teknik keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitiannya adalah proses kampanye humas Malang Ijo Royo-Royo dilakukan melalui empat proses kerja yaitu: 1) Riset atau Fact Finding, pada tahap ini dilakukan pencarian informasi oleh beberapa bidang yang ditunjuk Kepala Dinas pada titik-titik yang dituju. Informasi diperoleh dengan memanfaatkan elemen-elemen pemerintah seperti Bagian, Kantor, Dinas, Camat, Lurah, RT/RW, PKK maupun tokoh-tokoh yang menjadi opinion leader dalam masyarakat. Informasi yang didapatkan berupa data tertulis dan tidak tertulis. Dalam riset ini ditemukan juga jaringan komunikasi yang digunakan. 2) Perencanaan, Dinas melakukan proses perumusan langkah-langkah kerja dengan terlebih dahulu membentuk tim kampanye. Tim ini terdiri dari seluruh bidang dan bagian Dinas Pertamanan. Pada tahapan ini tim merumuskan kegiatan yang akan diadakan, menentukan media, sasaran kampanye, strategi dan kerjasama dengan pihak-pihak luar. 3) Aksi dan Komunikasi, Dinas Pertamanan melakukan serangkaian publikasi dengan berbagai media baik media cetak maupun elektronik. Publikasi yang dilakukan juga diikuti dengan melakukan pembinaan dan sosialisasi langsung kepada target sasarannya. Kegiatan dilanjutkan dengan pemanfaatan saluran jaringan komunikasi untuk melakukan intruksi dan motivasi kepada masyarakat yang ada dibawahnya. Kegiatan yang dilakukan juga berupa pencanangan penghijauan di beberapa tempat yang dipimpin Walikota, Camat, Lurah dan tokoh-tokoh masyarakat. Selain itu juga diadakan berbagai lomba yang merupakan hasil kerjasama Dinas Pertamanan, PT HM Sampoerna, Malang Post dan Radar Malang untuk memotivasi masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam program ini. 4) Evaluasi, Dinas Pertamanan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat untuk mengukur tingkat keberhasilan program kampanye. Hambatan yang paling besar adalah pada komunikannya dimana komunikan terlalu besar dan tidak terfokus. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa proses kampanye humas Malang Ijo Royo-Royo oleh Dinas Pertamanan dilakukan dengan mengunakan teknik-teknik kehumasan melalui empat proses tahapan kerja. Keempat proses ini merupakan rangkaian yang saling berkaitan dan mempengaruhi. Saran dari penelitian ini secara akademis, penggunaan teori seperti teori komunikasi persuasif dan agenda setting bisa dimasukkan di tinjauan pustaka. Secara praktis salah satunya penambahan jumlah personel di setiap titik area sasaran penghijauan untuk melakukan penggerakan dan pengawasan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 18 Jul 2012 04:08
Last Modified: 18 Jul 2012 04:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12342

Actions (login required)

View Item View Item