ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA INDUSTRI PERBANKAN DENGAN PENDEKATAN ANALISIS DISKRIMINAN (Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa Indonesia Tahun 1998-2005)

Krisnawati, Anita (2006) ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA INDUSTRI PERBANKAN DENGAN PENDEKATAN ANALISIS DISKRIMINAN (Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa Indonesia Tahun 1998-2005). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_KINERJA_KEUANGAN_DAN_PREDIKSI_KEBANGKRUTAN_PADA_INDUSTRI_PERBANKAN_DENGAN_PENDEKATAN_ANALISIS_DISKRIMINAN.pdf

Download (81kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa dengan judul ”Analisis Kinerja Keuangan Dan Prediksi Kebangkrutan Pada Industri Perbankan Dengan Pendekatan Analisis Diskriminan (Studi Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa Indonesia Tahun 1998-2005)”. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja industri Bank Umum Swasta Nasional Devisa periode 1998-2005, mengetahui variabel yang dapat digunakan untuk membedakan antara bank bangkrut dan bank yang sehat dan mengetahui kecenderungan bank-bank sehat dimasa yang akan datang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diskriminan dengan menggunakan variabel rasio keuangan perbankan yaitu rasio CAR, NPL, ROA, ROE, NIM, BOPO dan LDR. Berdasarkan analisis diskriminan didapatkan bahwa tidak semua variabel rasio keuangan yang digunakan mampu membedakan antara bank sehat dan bank bangkrut. Hasil analisis diskriminan juga membuktikan bahwa setiap periode kebangkrutan bank memiliki perbedaan yang membedakan antara bank bangkrut dan bank sehat, pada tahun 1998, rasio keuangan yang membedakan bank sehat dan bank bangkrut adalah CAR, ROA, dan ROE; pada tahun 1999, rasio keuangan yang membedakan bank sehat dan bank bangkrut adalah CAR dan NIM; pada tahun 2000-2001, rasio keuangan yang membedakan bank sehat dan bank bangkrut adalah NPL, ROA dan ROE; sedangkan pada tahun 2002-2003, rasio keuangan yang membedakan bank sehat dan bank bangkrut adalah NPL, ROA, dan CAR. Dalam penelitian periode kebangkrutan 2000-2001 dan 2002-2003 diperoleh prosentase kebenaran 100%. Dari sampel uji Z score tahun 2002-2003 diperoleh nilai centroid Z score < 2,6441 Zmengindikasikan bank sehat; 2,6441 35,0069 mengindikasikan bank diambang bangkrut; dan untuk Zscore score > 35,0069 mengindikasikan bank bangkrut. Dalam penelitian tahun 2002-2003 nilai CR2 = 0,925 menunjukkan bahwa model prediksi kebangkrutan sebesar 92,5% dipengaruhi variabel dalam persamaan diskriminan dan sisanya yang 7,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model persamaan diskriminan ini. Dari persamaan diskriminan, prediksi dengan menggunakan periode 2005 terdapat 23 bank sehat, 11 bank diambang bangkrut (krisis) dan 0 bank bangkrut. Prediksi ini berlaku untuk satu atau dua tahun kedepan yaitu tahun 2006-2007

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 18 Jul 2012 03:20
Last Modified: 18 Jul 2012 03:20
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12326

Actions (login required)

View Item View Item