HUBUNGAN TERPAAN SINETRON RELIGI DI TELEVISI DENGAN FREKUENSI KOMUNIKASI IBU-IBU TENTANG KEHIDUPAN BERAGAMA(Studi Pada Ibu-Ibu Anggota Aisyiyah, Dusun Ngebrak, Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan)

Laili Idhiyah, Nurul (2006) HUBUNGAN TERPAAN SINETRON RELIGI DI TELEVISI DENGAN FREKUENSI KOMUNIKASI IBU-IBU TENTANG KEHIDUPAN BERAGAMA(Studi Pada Ibu-Ibu Anggota Aisyiyah, Dusun Ngebrak, Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
HUBUNGAN_TERPAAN_SINETRON_RELIGI_DI_TELEVISIDENGANFREKUENSI_KOMUNIKASI_IBU.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Seiring dengan merebaknya tayangan-tayangan sinetron religi di televisi ada indikasi sinetron tersebut sangat digemari oleh masyarakat, dengan berbagai macam variasi dari yang bernuansa mistik, bertemakan golongan-golongan masyarakat tertentu, sinetron religi yang bertemakan kehidupan masyarakat islami. Merebaknya sinetron religi didorong oleh frekuensi penayangan, meliputi durasi, waktu dan banyaknya stasiun televisi yang menayangkan. Pada bulan Juli, hampir setiap hari di televisi dijumpai sinetron religi. Maraknya tayangan sinetron-sinetron religi ini menjadikan pemirsa televisi secara sengaja dan tidak sengaja menjadi penonton sinetron ini, Lambat laun pemirsa yang diterpa tayangan sinetron religi, dapat terpengaruhi oleh isi pesan yang dibawakan sinetron ini, karena media massa dapat mempengaruhi orang lain.Melihat pada sisi lain banyak dijumpai pada ibu-ibu Aisyiyah Dusun Ngebrak yang banyak mengkomunikasikan persoalan kehidupan sehari-hari yang dikaitkan dengan pesan-pesan yang dibawakan oleh sinetron religi di televisi. Frekuensi komuniksi ibu-ibu dalam mengkomunikasikan persoalan-persoalan agama menjadi menarik untuk diteliti. Sehingga penelitian ini ditujukan untuk mengetahui adakah hubungan terpaan sinetron religi di televisi dengan frekuensi ibu-ibu tentang kehidupan beragama. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Agenda setting, yang mengansumsikan bahwa media massa dapat mempengaruhi khalayak untuk menyusun agenda kehidupan sehari-hari. Agenda apa yang dianggap penting oleh media dianggap penting pula oleh khalayak. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan perspektif etik, yang dibantu oleh rumus korelasi Spearman, dengan menggunakan uji statistik pada taraf kepercayaan 90 %. Hipotesis penelitian adalah ada hubungan antara terpaan sinetron religi di televisi dengan frekuensi komunikasi ibu-ibu tentang kehidupan beragama. Populasi penelitian ini adalah 26 orang ibu-ibu Aisyiyah yang melihat sinetron religi di televisi, dengan menggunakan penelitian sampel populasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil koefisien korelasi rs= 0,387 untuk uji statistik satu arah t hitung dengan tingkat keyakinan90 % maka apabila dilihat dari tabel t, dengan t tabel = N-2 adalah 1,318 dapat diketahui bahwa t hitung sebesar 2,054 berada di daerah penolakan H0 (Hipotesa nihil). Sehingga bisa disimpulkan Hipotesa kerja H1 diterima, sehingga memang benar ada hubungan antara terpaan sinetron religi di televisi dengan frekuensi komunikasi ibu-ibu tentang kehidupan beragama, karena koefisien korelasinya bergerak ke arah positif maka ada hubungan positif antara kedua variabel. Koefisien korelasi rs= 0,387 maka menurut tabel interval koefisiennya, mengintepretasikan bahwa hubungan kedua variabel mempunyai hubungan yang rendah / lemah tapi pasti, ini berarti tingkat hubungannya tergolong lemah tetapi masih terdapat kepastian terdapatnya suatu hubungan antara varibel.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 18 Jul 2012 02:09
Last Modified: 18 Jul 2012 02:09
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12294

Actions (login required)

View Item View Item