PENGARUH BERBAGAI FORMULA DOSIS FILTRAT DAUN UBI JALAR (Ipomoea batatas) DAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus novergicus)

KURNIAWATI, LILIS (2006) PENGARUH BERBAGAI FORMULA DOSIS FILTRAT DAUN UBI JALAR (Ipomoea batatas) DAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus novergicus). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_BERBAGAI_FORMULA_DOSIS_FILTRAT_DAUN_UBI_JALAR.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai formula dosis filtrat daun ubi jalar (Ipomoea batatas) dan daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap kadar glukosa darah tikus (Rattus novergicus ). Pada penelitian ini digunakan formula dosis filtrat daun ubi jalar (Ipomoea batatas) dan daun salam (Syzygium polyanthum) yang mampu menurunkan kadar glukosa darah pada tikus (Rattus novergicus ). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental sungguhan (True Eksperimen Research) yaitu untuk menyelidiki kemungkinan saling berhubungan sebab-akibat dengan cara menggunakan satu atau lebih kondisi perlakuan. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah kadar glukosa darah tikus. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sampel yang digunakan adalah tikus (Rattus novergicus) jantan sebanyak 20 ekor yang terbagi dalam 5 kelompok perlakuan dan 4 kali ulangan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Dosis filtrat yang digunakan adalah dari dosis 1(0,10 mg/200g BB/hari daun ubi jalar + 0,08 mg/200g BB/hari daun salam), dosis 2 (0,15 mg/200g BB/hari daun ubi jalar + 0,10 mg/200g BB/hari daun salam), dosis 3 (0,20 mg/200g BB/hari daun ubi jalar + 0,12 mg/200g BB/hari daun salam), dosis 4 (0,25 mg/200g BB/hari daun ubi jalar + 0,13 mg/200g BB/hari daun salam) dan dosis 5 (0,30 mg/200g BB/hari daun ubi jalar + 0,15 mg/200g BB/hari daun salam). Sedangkan pemberian alloxan pada tikus (Rattus novergicus) disesuaikan dengan berat dari tikus tersebut. Analisa glukosa darah menggunakan metode enzimatis dengan alat glukosa darah test meter digital. Untuk analisis data menggunakan Analisis Varians satu faktor yang dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian berbagai formula dosis filtrat daun ubi jalar (Ipomoea batatas) dan daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap kadar gula darah pada tikus (Rattus novergicus). Pada penurunan kadar glukosa darah tikus (Rattus novergicus) hipoglikemik, dosis filtrat yang efektif dari formula daun ubi jalar (Ipomoea batatas) dan daun salam (Syzygium polyanthum) adalah dosis 3(0,20 mg/200g BB/hari daun ubi jalar + 0,12 mg/200g BB/hari daun salam), ini terbukti dengan analisis statistik yang menunjukkan kadar glukosa darah 137,5 mg/dl.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 17 Jul 2012 03:39
Last Modified: 17 Jul 2012 03:39
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12254

Actions (login required)

View Item View Item