PERANAN PEMERINTAH DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN (Sinergi antara Pemerintah Kecamatan dengan BRI Unit Desa Palampitan Kabupaten Hulu Sungai Utara)

KURNIAWAN, DODDY (2006) PERANAN PEMERINTAH DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN (Sinergi antara Pemerintah Kecamatan dengan BRI Unit Desa Palampitan Kabupaten Hulu Sungai Utara). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERANAN_PEMERINTAH_DALAM_UPAYA_PEMBERDAYAAN_EKONOMI_MASYARAKAT_PEDESAAN.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah konsep pembangunan ekonomi dan politik yang merangkum berbagai nilai sosial. Konsep ini mencerminkan paradigma baru pembangunan, yakni yang bersifat “people ceniered, participatory, empowering, and a sustainable”. Kemiskinan merupakan masalah yang menarik untuk dikaji, sebab hal ini hampir terjadi pada setiap negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Kendala yang sering dihadapi dalam melaksanakan pembangunan di pedesaan pada umumnya adalah masih rendahnya tingkat pendapatan dan tingkat kesejahteraan penduduk, sebagai akibat dari kurangnya modal untuk menjalankan usaha. Kehadiran rentenir dan tingkat bunga yang relatif tinggi di pedesaan merupakan pertanda masih belum terpenuhinya kebutuhan kredit yang amat besar dari masyarakat pedesaan. Pemerintah berusaha memenuhi permintaan akan kredit ini dengan berbagai cara, namun program demi program yang dikembangkan nampaknya selalu menghadapi hambatan yang sama, yaitu belum cocoknya program dengan kebutuhan. Dalam program pengembangan kredit pedesaan, BRI mengeluarkan suatu kredit program khusus untuk menyalurkan dana kepada masyarakat pedesaan yaitu Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Pemerintah dalam penyaluran dana Kupedes bagi masyarakat pedesaan, khususnya pedagang/pengusaha kecil yang dilakukan oleh BRI Unit Desa Palampitan dan faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan penyaluran Kupedes di wilayah kerja BRI Unit Palampitan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian jenis deskriptif. Metode deskriptif adalah metode penelitian yang dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena sosial tertentu, dimana peneliti mengembangkan konsep dan menghimpun fakta tanpa melakukan pengujian hipotesa. Peran Pemerintah sebagai “Aktor” dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat desa Palampitan masih dominan yaitu memberikan referensi kepada masyarakat yang membutuhkan kupedes dan membantu masyarakat dalam hal persyaratan kredit tersebut. Dampak yang diberikan oleh suatu kebijakan bisa bersifat positif bagi kehidupan masyarakat, terutama untuk masyarakat yang tergolong masyarakat miskin yang ada di desa Palampitan untuk dapat mengembangkan dan membuka usaha. Untuk meningkatkan peranan Pemerintah dalam penyaluran dana, sebaiknya selalu diadakan komunikasi dan lebih memperhatikan sikap dan penyampaian ide-ide yang disampaikan oleh kupedes kepada para nasabah. Walaupun dampaknya belum begitu terasa, namun proyek ini perlu untuk diteruskan dan ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitas bantuannya dengan disertai dengan sistem pengawasan yang memadai terutama pada tataran implementasi teknis dilapangan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 17 Jul 2012 01:53
Last Modified: 17 Jul 2012 01:53
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12230

Actions (login required)

View Item View Item