PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SECARA LANGSUNG DI KOTA PASURUAN (Studi Pada Tokoh Masyaralat Kota Pasuruan)

Suhermawan, Hendri (2006) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SECARA LANGSUNG DI KOTA PASURUAN (Studi Pada Tokoh Masyaralat Kota Pasuruan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERSEPSI_MASYARAKAT_TERHADAP_PELAKSANAANPEMILIHAN_KEPALA_DAERAH_SECARA_LANGSUNG_DI_KOTA_PASURUAN.pdf

Download (146kB) | Preview

Abstract

Studi mengenai Persepsi Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung yang disertai dengan perbincangan mengenai Undang-undang No.32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, dimana didalamnya memuat aturan tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung. Serta serangkaian peraturan perundangan yang mengatur Pilkada, diantaranya PP Pengganti UU No.3 Tahun 2005 Tentang Perubahan atas UU No.32 Tahun 2004 dan PP No. 17 Tahun 2005 tentang perubahan atas PP No. 6 Tahun 2005 sangat mewarnai persepsi masyarakat tentang pelaksanaan Pilkada itu sendiri untuk memilih seorang Kepala Daerah secara langsung. Masa depan daerah pada dasarnya tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan Nasional saja, melainkan juga ditentukan oleh keberhasilan seorang pemimpin daerah. Pengalaman selama inimenunjukkan bahwa proses desentralisasi masih belum dilengkapi dengan pemilihan Pemimpin daerah yang demokratis, yang mencerminkan keterlibatan rakyat didaerah dalam proses pembentukan kepemimpinan ditingkatan daerah. Salah satu fungsi dari Pemilihan Kepala Daerah secara Langsung yang cukup menarik untuk disorot adalah keterlibatan masyarakat secara langsung dalam menentukan pemimpin daerahnya sendiri. Melihat fenomena mekanisme pemilihan kepala daerah yang pada masa lalu dipilih melalui DPRD dirasa telah menyisakan banyak permasalahan, oleh karena itu, Pilkada secara Langsung merupakan kebutuhan dimasa depan yang sangat pokok yang wajib dilaksanakan di dalam Negara yang mengakui demokrasi sebagai azas pemerintahannya. Berdasarkan latar belakang di atas serta adanya keinginan peneliti untuk mendiskripsikan persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada Langsung, maka diambil judul tentang “Persepsi Masyarakat Tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung di Kota Pasuruan”. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian dengan jenis penelitian deskriptif dan analisa kualitatif, dengan tujuan peneliti akan mendapatkan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Penelitian ini dilakukan di Kota Pasuruan tepatnya pada tokoh masyarakat di Kota Pasuruan. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang maksimal maka peneliti menggunakan sumber data primer dan skunder yang mana terbagi pada observasi, interview terstruktur dan dokumentasi tentang fakta-fakta yang mengarah pada fenomena didalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung itu sendiri. Selanjutnya mendistribusikan kedalam tiga pokok pembahasan pertama mengenai pengetahuan tokoh masyarakat (kognisi), Kedua, mengenai Perasaan tokoh masyarakat (Afeksi), ketiga mengenai Motivasi tokoh masyarakat dalam Pilkada secara Langsung di Kota Pasururan pada tanggal 7 September 2005. Studi mengenai persepsi masyarakat dimaksudkan untuk mendiskripsikan tentang pengetahuan masyarakat dan perasaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung yang kemudian bermuara pada pengambilan keputusan oleh tokoh masyarakat itu sendiri setelah mengetahui dan merasakan suatu fenomena yang ada dilingkungannya masing-masing. Dari keseluruhan kajian studi yang dikerjakan tersebut, akhirnya secara sederhana dapat disimpulkan bahwa Persepsi Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah secara Langsung adalah: (Kognisi) Pengetahuan tokoh masyarakat terhadap Pelaksanaan Pilkada Langsung di Kota Pasuruan adalah baik,mereka mengetahui dari media massa, elektronik dan stiker-stiker; Afeksi (Perasaan) tokoh masyarakat dengan diberlakukannya sistem pemilihan secara langsung masih rendah atau bingung; Motivasi tokoh masyarakat tinggi dengan adanya sistem secara langsung. Setelah dilakukan penelitian, sangat dirasakan perlu untuk memberikan rekomendasi dengan maksud agar seorang pemimpin daerah, terutama Kepala Daerah yang sudah terpilih di Kota Pasuruan agar tidak melupakan janji-janji yang telah diikrarkan pada waktu kampanye. Peningkatan dibidang ekonomi, pendidikan dan keamanan tetap menjadi aspirasi rakyat Pasuruan yang harus diakomodir dan direalisasikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 16 Jul 2012 08:38
Last Modified: 16 Jul 2012 08:38
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12214

Actions (login required)

View Item View Item