PENGARUH METODE PENENTUAN HARGA TRANSFER TERHADAP KONTRIBUSI LABA PADA PERUSAHAAN TENUN NASIONAL SARTIMBOEL NGUNUT TULUNGAGUNG

Sulistyorini, Sulistyorini (2006) PENGARUH METODE PENENTUAN HARGA TRANSFER TERHADAP KONTRIBUSI LABA PADA PERUSAHAAN TENUN NASIONAL SARTIMBOEL NGUNUT TULUNGAGUNG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_METODE_PENENTUAN_HARGA_TRANSFERTERHADAP_KONTRIBUSI_LABA_PADA_PERUSAHAAN_TENUNNASIONAL_SARTIMBOEL_NGUNUT_TULUNGAGUNG.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan Tenun Nasional Sartimboel Ngunut Tulungagung dengan judul “Pengaruh Metode Penentuan Harga Trasfer Terhadap Kontribusi Laba Pada Perusahaan Tenun Nasional Sartimboel Ngunut Tulungagung ”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penentuan harga transfer pada Perusahaan Tenun Nasional Sartimboel; dan untuk mengkaji pengaruh masing-masing metode harga transfer terhadap kontribusi laba. Alat analisa yang digunakan untuk mengetahui penentuan harga transfer yang tepat dan sesuai dengan perusahaan yaitu dengan menggunakan beberapa metode harga transfer diantaranya metode biaya ditambah laba, metode harga pasar, metode harga pasar yang dimodifikasi, metode negosiasi dan metode arbitrasi, dan untuk mengetahui pengaruh masing-masing metode harga transfer terhadap kontribusi laba dengan melakukan perbandingan kontribusi laba masing-masing divisi pada tiap metode. Hasil perhitungan dengan metode biaya ditambah laba sesungguhnya diperoleh kontribusi laba untuk divisi pertenunan sebesar Rp 650.160.731 dan untuk divisi kerajinan sebesar Rp 1.628.336.136; metode harga pasar diperoleh kontribusi laba untuk divisi pertenunan sebesar Rp 673.577.691 dan untuk divisi kerajinan sebesar Rp 1.604.919.176; metode harga pasar yang dimodifikasi diperoleh kontribusi laba untuk divisi pertenunan sebesar Rp 566.737.810,9 dan untuk divisi kerajinan sebesar Rp 1.711.759.056; metode negosiasi diperoleh kontribusi laba untuk divisi pertenunan sebesar Rp 569.037.691 dan untuk divisi kerajinan sebesar Rp 1.709.459.196; metode arbitrasi diperoleh kontribusi laba untuk divisi pertenunan sebesar Rp 548.129.691 dan untuk divisi kerajinan sebesar Rp 1.730.367.176. Dari hasil analisis kelima metode tersebut, metode harga pasar yang dimodifikasi dirasa lebih tepat dan sesuai dengan kondisi perusahaan. Hal ini dapat diketahui dari adanya pengurangan biaya-biaya yang dapat dihindari pada harga pasar kompetitifnya, sehingga harga transfer akan menjadi lebih rendah dari harga pasar dan kondisi masing-masing divisi tetap diperhatikan, sehingga tujuan perusahaan akan tercapai. Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya Perusahaan Tenun Nasional Sartimboel lebih baik menggunakan metode harga pasar yang dimodifikasi dalam menentukan harga transfer.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 16 Jul 2012 07:26
Last Modified: 16 Jul 2012 07:26
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12199

Actions (login required)

View Item View Item