ENKRIPSI DAN DEKRIPSI KRIPTO SISTEM RSA

Suprapti, Endang (2006) ENKRIPSI DAN DEKRIPSI KRIPTO SISTEM RSA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ENKRIPSI_DAN_DEKRIPSI_KRIPTO_SISTEM_RSA.pdf

Download (62kB) | Preview

Abstract

Keamanan telah menjadi aspek yang sangat penting dari suatu sistem informasi. Sebuah informasi umumnya hanya ditujukan pada segolongan tertentu. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mencegah jatuhnya informasi atau pesan kepada pihak-pihak lain yang tidak berkepentingan. Salah satu upaya pengamanan sistem informasi dapat dilakukan adalah kriptografi. Kriptografi merupakan enkripsi yaitu transformasi data ke yang tidak mungkin dibaca oleh pihak lain tanpa mengetahui kuncinya serta dekripsi yang merupakan kebalikan enkripsi yaitu mengembalikan data yang ditransformasi kebentuk semula. Sedangkan kriptografi sistem atau kriptosistem adalah suatu fasilitas untuk mengkonversi plaintext ke ciphertext. Kriptosistem kunci publik yang sering dipakai adalah kriptosistem RSA ( Rivert, Shamir, Adleman). RSA merupakan system kriptografi yang proses pengamanannya dilakukan dari pesan alsi (plaintext) dijadikan dalam bentuk pesan sandi (cipherptext) proses ini disebut enkripsi prinsip yang digunakan adalah fungsi , kemudian ciphertext tersebut dikirimakan pada penerima pesan yang selanjutnya penerima pesan membuka sandi dengan melakukan dekripsi yang prinsipnya menggunakan fungsi . Untuk mendapatkan pasangan kunci yang digunakan sebagai pengaman yang dimiliki oleh pelaku sistem informasi, dapat dibentuk dengan menggunakan prosedur pembangkitan pasangan kunci dalam hal ini menggunakan sepasang bilangan prima (p dan q) dalam n yang terdapat pada fungsi m e d m (mod n) sehingga didapatkan kunci publik (n,e) dan kunci pribadi d. Pembahasan terbatas pada prinsip dan prosedur enkripsi dan dekripsi kriptosistem RSA, serta prosedur pembangkitan pasangan kunci. Bagi pembaca yang ingin mendalami lebih lanjut tentang kriptosistem terutama kritosistem RSA, ada beberapa masalah terbuka yang mungkin untuk diteliti dan dikembangkan. Penggunaan jumlah bit merupakan bagian penting digunakan sebagai parameter-parameter yang digunakan RSA, kedua untuk mengetahui lebih lanjut dalam ilplementasi RSA dalam sistem informasi elektronik, dan untuk mengetahui keamanan data sehingga diperlukan pembahasan tentang kecepatan proses metode RSA.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 16 Jul 2012 06:42
Last Modified: 16 Jul 2012 06:42
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12187

Actions (login required)

View Item View Item