JURNALISME DAMAI MEDIA CETAK PASKA PENTANDATANGANAN MOU RI-GAM DI HELSINSKY (Studi Pada Headline Harian Kompas Tanggal 16 -20 Agustus 2005)

Surahmanto, Aris (2006) JURNALISME DAMAI MEDIA CETAK PASKA PENTANDATANGANAN MOU RI-GAM DI HELSINSKY (Studi Pada Headline Harian Kompas Tanggal 16 -20 Agustus 2005). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
JURNALISME_DAMAI_MEDIA_CETAK_PASKA_PENTANDATANGANAN_MOU_RI.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Munculnya jurnalisme perang juga tidak lepas dari perilaku masyarakat yang memang menyukai informasi berbau kekerasan, yang kemudiaan pihak pers itu sendiri juga merespon dan memaknai peristiwa konflik dari sisi kekerasan, dimana ada pihak musuh dan pihak pembela kebenaran dalam memaknai konflik yang berlangsung di masyarakat. Kecendrungan pers untuk menciptakan jurnalisme perang, atau proses pemberitaan yang hanya menampilkan sisi kekerasan semata juga tidak lepas dari kepentingan pers sebagai media industri yang mengejar oplah atau pembaca yang memang tertarik dengan berita-berita yang dramatik. Salah satu peristiwa konflik yang cukup mencuat di media massa adalah konflik antara GAM dengan RI yang telah berlangsung kurang lebih selama 30 tahun. Akhir perjalanan konflik RI-GAM telah mengalami sekian banyak usaha perdamaian, yang kemudian para tanggal 15 Agutsus 2005 telah terjadi nota kesepahaman damai (MOU) antara pihak RI dan GAM di Helsinsky Finlandia. Sebagai contoh konflik nasional antara Indonesia dan GAM yang cukup lama tejadi, yang membuat akhirnya membuat konflik ini melibatkan negara lain. Motif terjadinya konflik antara Indonesia dan GAM berlatar belakang karena kepentingan politik dan ekonomi. Harian Kompas menjadi salah satu media cetak yang cukup penting dalam membangun perespektif damai dalam melihat dimensi suatu peristiwa. Melihat fenomena diatas peneliti ingin memahami gambaran mengenai journalisme damai pada surat kabar paska pentandatanganan MOU di Helsinsky di headline harian Kompas tanggal 16 -20 Agustus 2005. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data kualitatif. Penelitian ini tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi. Metode penelitian ini adalah interpretatif dengan jenis data kualitatif. Hasil analisa deskriptif yang terdapat didalam isi headline harian Kompas edisi 16-20 Agustus 2005 ini adalah gambaran tentang jurnalisme damai harian Kompas terhadap pemberitaan Penandatangan MOU RI-GAM di Helsinsky Finlandia yang bersifat informative serta adanya pengungkapan antara pihak yang pro dan kontra terhadap peristiwa penandatangan tersebut. Keseimbangan dibangun berdasarkan pihak yang beroposisi baik secara ideologis, maupun dari ungkapan para ahli atau pihak pengamatan secara kompeten, sehingga muatan jurnalisme damai dalam headline harian Kompas berkaitan dengan pemberitaan penandatangan MOURI-GAM di Helsinsky terwakili.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 16 Jul 2012 06:18
Last Modified: 16 Jul 2012 06:18
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12177

Actions (login required)

View Item View Item