PENERAPAN AKUNTANSI SOSIAL PADA PT. CAKRA MANDIRI PRATAMA INDONESIA DIVISI MANUFAKTUR TUREN - MALANG

Suryaningsih, Yuni (2006) PENERAPAN AKUNTANSI SOSIAL PADA PT. CAKRA MANDIRI PRATAMA INDONESIA DIVISI MANUFAKTUR TUREN - MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN AKUNTANSI SOSIAL PADA PT. CAKRA MANDIRI PRATAMA INDONESIA.pdf

Download (82kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu menggambarkan dan memaparkan permasalahan subjek yang diteliti, kemudian dipecahkan berdasarkan konsep ilmiah diterima umum. Judul dari penelitian ini adalah “Penerapan Pertanggungjawaban Sosial Pada PT. Cakra Mandiri Pratama Indonesia Divisi Manufaktur Turen-Malang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas sosial perusahaan, dan apakah perusahaan telah menerapkan laporan pertanggungjawaban sosial secara terpisah dengan laporan keuangan utama. Jika perusahaan belum menerapkan pertanggungjawaban sosial, maka model laporan pertanggungjawaban sosial yang bagaimana yang sesuai dengan perusahaan. Alat analisis yang digunakan peneiliti untuk memperoleh hasil dari tujuan penelitian adalah: pertama, mengevaluasi laporan keuangan perusahaan. Kedua, memisahkan biaya-biaya sosial menurut jenis aktivitas masing-masing. Ketiga, menganalisis data-data terkait dengan biaya sosial yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Kemudian melaporkan data-data yang terkait dengan biaya sosial pada laporan pertanggungjawaban sosial. Model laporan pertanggungjawaban sosial, diantaranya: Inventory Approach, Outlay Cost Approach, Program Management Approach, Goal Accounting Approach, dan Cost Benefit Approach. Dari kelima model laporan pertanggungjawaban sosial akan dibandingakn untuk mengetahui model laporan yang sesuai dengan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah melaksansakan aktivitas sosial yang merupakan sebuah pertanggungjawaban sosial perusahaan. Aktivitas tersebut terbagi dalam empat kelompok, diantaranya: karyawan, konsumen, masyarakat, dan lingkungan. Akan tetapi perusahaan belum mengungkapkan pertanggungjawaban sosial secara terpisah dengan laporan keuangan utama (konvensional). Akibatnya, pengguna informasi laporan keuangan yang membutuhkan informasi mengenai pertanggungjawaban sosial perusahaan tidak memperolehnya. Menurut peneliti, dari lima model laporan pertanggungjawaban sosial yang sesuai dengan perusahaan adalah Outlay Cost Approach dan Cost Benefit Approach. Karena dapat dengan jelas diketahui aktivitas dan biaya sosial yang telah dilaksanakan perusahaan. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya perusahaan mulai mempertimbangkan untuk melaporkan aktivitas dan biaya sosial yang telah dikeluarkan sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan kedalam format laporan pertanggungjawaban sosial yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, yang kemudian diungkapkan sebagai laporan tambahan dalam laporan keuangan perusahaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 16 Jul 2012 06:01
Last Modified: 16 Jul 2012 06:01
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12166

Actions (login required)

View Item View Item