PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 18 TAHUN 2001 TENTANG LARANGAN MINUMAN BERALKOHOL OLEH POLISI PAMONG PRAJADI KABUPATEN PAMEKASAN (Studi Pada Kantor Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat)

KHAIRURRAHMAN, KHAIRURRAHMAN (2006) PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 18 TAHUN 2001 TENTANG LARANGAN MINUMAN BERALKOHOL OLEH POLISI PAMONG PRAJADI KABUPATEN PAMEKASAN (Studi Pada Kantor Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PELAKSANAAN_PERATURAN_DAERAH_NOMOR_18_TAHUN_2001_TENTANG_LARANGAN_MINUMAN_BERALKOHOL_OLEH_POLISI_PAMONG_PRAJADI_KABUPATEN_PAMEKASAN.pdf

Download (148kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu keinginan untuk menggambarkan bagaimana : Pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 18 Tahun 2001 Tentang Larangan Minuman Beralkohol Oleh Polosi Pamong Praja Di Kabupaten Pamekasan. Dalam rangka pelaksanaan operasional (Perda) Peraturan Daerah nomor 18 Tahun 2001 Kabupaten Pamekasan Tentang Pelaksanaan Larangan Minuman Beralkohol, Pekerja Sex Komersial (PSK) dan Perjudian pelaksanaannya secara koordinasi Satpol PP, Polres, Kodim 0826 Dan CPM, Kantor Sosial. Pelaksanaan Operasional dimaksud dipimpin oleh Kasi Rahdal Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Pamekasan sebagai Pemimpin Kegiatan. Untuk memperjelas konsep dan teori maka peneliti telah melakukan pencarian melalui buku-buku atau dengan referensi-referensi yang lain semisal internet dan jurnal-jurnal sehingga akan lebih menyempurnakan lagi isi dari skipsi ini. Penjelasan ini selanjutnya menjelaskan tentang pertama bagaimana konsep Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan pada umumnya yang terdiri dari pengertian Implementasi Kebijakan, model-model Implementasi Kebijakan dan Karakteristik Kebijakan, Kedua tentang konsep larangan atau ketertiban, Ketiga yaitu masalah Minuman-minuman beralkohol. Selanjutnya penelitian ini memfokuskan pada rumusan masalah, pertama Bagaimana Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2001 Tentang Larangan Minuman Beralkohol Oleh Polisi Pamong Praja Di Kabupaten Pamekasan, kedua Apa Saja Hambatan-hambatan Yang Di Hadapi Polisi Pamong Praja Dalam Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2001 Tentang Larangan Minuman Beralkohol Di kabupaten Pamekasan. Jenis atau tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian adalah metode Wawancara yang berpedoman pada Interview Guide (Pedoman wawancara), Dokumentasi dan Observasi. Pada penelitian ini menggunakan populasi dan sampel. Sedangkan populasinya adalah seluruh pegawai Kantor Polisi Pamong Prajadan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Pamekasan, baik pegawai yang kontrak atau pegawai negeri sipil (PNS). Sedangkan yang menjadi sampel dari penelitian dari penelitian yang telah ditetapkan oleh peneliti adalah 5 orang, dengan teknik penganbilam sampel adalah teknik porposif sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut : Bahwa Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2001 Tentang Larangan Minuman beralkohol yang ada di Kabupaten Pamekasan itu mempunyai arti tersendiri bagi warga masyarakat yang ada di Kabupaten Pamekasan karena pelaksanaan Peraturan Daerah tersebut untuk mengatur dan mengkondisikan ketertiban dan keamanan bagi seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pamekasan atau diluar masyarakat Kabupaten Pamekasan. Keberadaan Kantor Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Pamekasan sangat berpengaruh dan memiliki kelebihan dari pada kantor-kantor yang ada di Kabupaten Pamekasan disebab karena Kantor tersebut langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berupa keamanan dan ketertiban untuk semua warga masyarakat Kabupaten Pamekasan. Pada tanggal 3 Desember 2004 Polosi Pamong Praja berhasil merazia minuman beralkohol sebanyak 1.254 Dos dan bermacam-macam jenis/merk diantaranya : TM (Topi Miring) 117 Anggur merah kandungan Alkoholnya 14,7%, anggur inti sari, beras kencur, dan lainnya terdiri dari bermacam merk dan jenis barang haram. Kerugian perkiraan Rp. 150.000.000,- ( Seratus Lima Puluh Juta Rupiah ). Sedangkan pemilik barang bukti tersebut An. “CHINTUNG” beralamat Surabaya, nama perusahaan Depo Artha Kencana Distribusi Prima yang beralamat Jl. Segara Pamekasan sedangkan barang bukti tersebut masih dalam proses di Kantor Pengadilan Negeri Pamekasan melalui Penegak Hukum. Pada tanggal 29 sampai dengan 13 Desember 2004 Berhasil Operasional dari keseluruhan Kecamatan Se-Kabupaten Pamekasan mencapai 1,262 botol dari bermacam-macam jenis barang bukti disimpan digudang Polisi Pamong Praja dan Pelindungan Masyarakat Kabupaten Pamekasan. Saran semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang terkait sehingga akan dapat lebih dipahami dan untuk mengoptimalkan dalam Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2001 Tentang Larangan Minuman Beralkohol Oleh Polisi Pamong Praja Kabupaten Pamekasan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 Jul 2012 05:33
Last Modified: 16 Jul 2012 05:33
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12135

Actions (login required)

View Item View Item