STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA MALANG (STUDI DI DINAS KEBERSIHAN KOTA MALANG)

TRI RAHMAWATI, RIRIK (2006) STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA MALANG (STUDI DI DINAS KEBERSIHAN KOTA MALANG). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STRATEGI_PENGELOLAAN_SAMPAH_DI_KOTA_MALANG.pdf

Download (133kB) | Preview

Abstract

Masalah sampah sudah menjadi permasalahan yang serius dan menjadi topik pembahasan yang dibicarakan di tingkat nasional. Dewasa ini pembangunan yang banyak dilaksanakan secara besar – besaran, di daerah perkotaan di Indonesia telah membawa dampak negatif terhadap lingkungan. Sampah di daerah perkotaan telah menyebabkan sarana perkotaan sp jalan dan saluran – saluran air menjadi terganggu. Sampah tersebut menjadi pemandangan yang kurang sedap terhadap kebersihan dan keindahan kota. Apalagi penambahan jumlah penduduk kota membawa konsekuensi peningkatan volume sampah baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Kota Malang menjadi salah satu kota besar di Jawa Timur, dalam keberadaannya juga tidak lepas dari permasalahan seputar sampah dan pengelolaannya yang dapat mengganggu kebersihan dan keindahan kota. Kompleksnya permasalahan sampah di beberapa kota di Indonesia memang tidak hanya sekedar bagaimana secara teknis mengolah sampah, tetapi juga bagaimana menanganinya secara sosial, ekonomi, hukum maupun politik. Untuk itu Pemerintah Kota melalui Dinas Kebersihan Kota Malang telah melakukan berbagai metode, alternatif – alternatif pemecahan masalah sampah baik yang berorentasi jangka pendek maupun jangka panjang yang sifatnya penanggulangan maupun pencegahan yang baik dan benar. Adapun permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah besarnya tingkat keluhan masyarakat yang tinggal di areal persampahan serta yang berkaitan dengan sistem pengelolaan sampah mulai dari penampungan sampah, pengangkutan sampah, sampai ke tingkat pembuangan akhir. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat keluhan masyarakat yang tinggal di areal persampahan, serta untuk mendeskripsikan sistem pengelolaan sampah mulai dari sistem penampungan sampah, pengangkutan sampah sampai ke tempat pembuangan akhir. Lokasi penelitian ini adalah di Kota Malang yang luas wilayahnya mencapai 110.056 km2 yang terbagi ke dalam 5 wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Blimbing, Klojen, Kedungkandang, Lowokwaru dan Sukun. Di dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik interview, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisa data peneliti menggunakan analisa data kualitatif. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa secara umum tingkat keluhan masyarakat yang tinggal di areal persampahan memang sangat besar. Kebanyakan mereka mengeluh masalah bau, pembakaran sampah yang tidak semourna, banyaknya lalat, tikus, nyamuk, serta gangguan – gangguan terhadap kebersihan saluran air. Untuk mengantisipasi berbagai macam pengaduan dan keluhan masyarakat, Dinas Kebersihan Kota Malang telah membangun Puskesmas di sekitar TPA Supiturang dengan memprioritaskan masyarakat setempat, mengadakan kegiatan berobat gratis kepada masyarakat setiap hari Minggu, menyediakan air bersih (PDAM) kepada masyarakat. Untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Dinas Kebersihan Kota Malang telah menerapkan 3 tahapan yang penting dalam pengelolaan sampah yaitu peningkatan sistem pengelolaan penampungan sampah melalui tertib pembuangan sampah dari masyarakat ke TPS dengan menerapkan jam – jam pembuangan sampah, peningkatan sistem pengangkutan sampah dari TPS ke TPA Supiturang sesuai jadwal pengangkutan sampah yang telah ditetapkan untuk setiap kecamatan dan kelurahan di wilayah Kota Malang, peningkatan sistem pembuangan akhir melalui tertib pengelolaan dan pengolahan sampah di TPA Supiturang dengan penerapan sistem sanitary landfill. Dinas Kebersihan Kota Malang juga telah berusaha menyediakan dan memenuhi sarana, prasarana pengelolaan sampah walupun dalam kapasitas dan kemampuan yang terbatas. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar Dinas Kebersihan Kota Malang dapat meningkatkan dan memperhatikan berbagai macam dan keluhan masyarakat yang tinggal di areal persampahan dengan mensosialisakan TPA Supiturang yang didukung sistem pengelolaan sampah yang canggih dan bebas asap serta bau yang diakibatkan oleh sampah, sehingga secara tidak langsung masyarakat akan meminta keberadaan sampah tersebut, Dinas Kebersihan Kota Malang juga dapat meningkatkan sistem pengelolaan penampungan sampah dengan menerapkan jam – jam pembuangan sampah di TPS agar TPS bersih dari tumpukan sampah, diharapkan dinas juga perlu menyediakan bak – bak sampah atau tong – tong sampah tidak permanen sehingga sampah dapat dengan mudah dpindahkan oleh armada pengangkut sampah baik secara mekanis maupun manual ke dalam truk pengangkut sampah, Dinas Kebersihan Kota Malang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah dengan cara menerapkan penjadwalan pengangkutan sampah dan memperbaiki ataupun menambah armada pengangkut sampah, mengingat semakin banyaknya armada pengangkut sampah yang sudah tidak layak pakai / operasi. Dinas Kebersihan Kota Malang diharapkan dapat meningkatkan keberadaan TPA sebagai lahan pembuangan sampah yang sehat dan aman bagi kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 14 Jul 2012 05:02
Last Modified: 14 Jul 2012 05:02
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12072

Actions (login required)

View Item View Item