STRATEGI PEMASARAN BUAH ANGGUR LOKAL DI KECAMATAN WONOASIH KOTA PROBOLINGGO

Iradhatul Jannah, Ana (2006) STRATEGI PEMASARAN BUAH ANGGUR LOKAL DI KECAMATAN WONOASIH KOTA PROBOLINGGO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STRATEGI_PEMASARAN_BUAH_ANGGUR_LOKAL_DI_KECAMATAN_WONOASIH_KOTA_PROBOLINGGO.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Anggur adalah salah satu jenis tanaman yang warna buahnya beraneka. Ada biru, merah, dan hijau. Bentuk buahnya bulat atau setengah bulat telur, sebesar telur puyuh atau lebih. Buah anggur kalau sudah masak rasanya manis, setengah masam, lezat dan segar. Anggur yang sudah lazim kita kenal termasuk genus Vitis dari keluarga Vitaceae yang jumlahnya lebih dari enam puluh jenis. Jenis Vitis vinifera atau dikenal dengan anggur Eropa adalah jenis yang paling banyak ditanam. Alasannya jenis Vitis vinifera ini lebih disukai karena jenis anggur ini rasanya lebih enak dan lebih lezat (Setiadi, 1986). Anggur merupakan salah satu buah unggulan khas daerah Kota Probolinggo yaitu anggur varietas probolinggo biru sehingga disebut sebagai anggur lokal. Anggur ini memiliki nilai lebih yang terletak pada rasanya yang manis dan aromanya harum yang tidak dimiliki anggur varietas lain. Sayangnya buah ini hanya bisa dijumpai di beberapa daerah saja, karena pemasarannya hanya sebatas wilayah lokal dan sekitar Kota Probolinggo. Kondisi lingkungan internal dan lingkungan eksternal petani merupakan faktor yang penting dalam merumuskan suatu strategi pemasaran. Dengan demikian sangatlah penting dilakukan penelitian tentang strategi pemasaran buah anggur lokal di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) untuk menjelaskan faktor lingkungan internal dan faktor lingkungan eksternal petani yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pemasaran buah anggur lokal di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo, 2) untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat dalam pengembangan pemasaran buah anggur lokal di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling (sengaja) di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan sentra daerah penanaman anggur di Kota Probolinggo. Populasi dalam penelitian ini adalah petani dan konsumen anggur lokal pada saat penelitian dilakukan. Sampel diperoleh dari pihak petani anggur yang diambil secara purposive sampling (sengaja), sedangkan sampel untuk konsumen anggur lokal diambil secara accidental sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Untuk memperoleh data ini digunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, pembagian kuisioner, studi pustaka, internet, instansi kelurahan dan instansi yang terkait dengan penelitian ini. Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif yaitu menjelaskan keadaan sesuai dengan keadaan sebenarnya yang dikaitkan dengan teori dan pendapat para ahli terhadap pembahasan yang dilakukan dalam penelitian, dan analisa kuantitatif-kualitatif SWOT. Kekuatan yang dimiliki buah anggur lokal adalah rasa, aroma, harga, perawatan tanaman yang mudah dilakukan, kemudahan konsumen dalam membeli anggur, fungsi buah yang baik untuk kesehatan dan lokasi daerah yang cocok sebagai sentra penanaman. Sedangkan kelemahannya adalah bentuk buah yang kecil, kualitas buah yang mudah rusak dan tidak tahan lama, kurangnya promosi, tergantung musim dan saluran distribusi yang tidak jelas. Peluang dalam pemasaran buah anggur lokal adalah anggur lokal Probolinggo biru merupakan produk eksotis atau khas daerah, kondisi iklim yang cocok untuk penanaman, dapat meningkatkan pendapatan petani, menambah pendapatan daerah dan pemanfaatan lahan pekarangan yang dimiliki. Sedangkan ancamannya adalah adanya pesaing, masyarakat banyak yang menanam sendiri, kesan atau image masyarakat akan buah impor, lahan tanam banyak dibuat kapling dan kerancuan masyarakat akan anggur varietas Probolinggo biru. Strategi pemasaran yang tepat setelah dilakukan analisa SWOT adalah strategi S-O (Srength-Opportunities) dan strategi W-O (Weakness-Opportunities). Strategi S-O yaitu dengan mempertahankan produksi buah, memperluas pangsa pasar, meningkatkan produksi buah, memanfaatkan lahan pekarangan yang ada, dan adanya penyuluhan terhadap petani tentang budidaya anggur lokal. Strategi W-O yaitu dengan segmentasi pasar yang tepat, meningkatkan promosi, meningkatkan kualitas buah dan meningkatkan pemasaran dengan memfungsikan lembaga pemasaran.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 14 Jul 2012 02:45
Last Modified: 14 Jul 2012 02:45
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12047

Actions (login required)

View Item View Item