PEMBELAJARAN DALIL PHYTAGORAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SIKLUS BELAJAR TEKNIK EMPIRIS INDUKTIF PADA SISWA KELAS 2 MTs MUHAMMADIYAH 1 TLOGOMAS MALANG

Ingelia, Rian (2006) PEMBELAJARAN DALIL PHYTAGORAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SIKLUS BELAJAR TEKNIK EMPIRIS INDUKTIF PADA SISWA KELAS 2 MTs MUHAMMADIYAH 1 TLOGOMAS MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMBELAJARAN_DALIL_PHYTAGORAS_DENGAN_MENGGUNAKAN_MODEL_SIKLUS_BELAJAR_TEKNIK_EMPIRIS_INDUKTIF_PADA_SISWA_KELAS_2_MTs_MUHAMMADIYAH_1_TLOGOMAS_MALANG.pdf

Download (50kB) | Preview

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah pada umumnya berpusat pada guru. Siswa hanyalah penerima pasif semua informasi yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu guru hendaknya menerapkan model pembelajaran yang memberi kesempatan pada siswa untuk berpartisipasi aktif baik fisik maupun mental dalam kegiatan pembelajaran di kelas yaitu dengan pendekatan konstruktivistik. Salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan konstruktivistik adalah siklus belajar dengan teknik empiris induktif (Heron dalam Dahar, 1991: 164). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktivan dan ketuntasan siswa serta mendeskripsikan pembelajaran matematika pokok bahasan dalil Phytagoras menggunakan model siklus belajar dengan teknik empiris induktif, sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas 2 MTs Muhammadiyah 1 Tlogomas Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah observasi, catatan lapangan, dan hasil pekerjaan siswa (pekerjaan siswa dalam latihan yang diberikan saat pembelajaran, tes setiap tindakan). Sedangkan sumber data dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 2 MTs Muhammadiyah 1 Tlogomas Malang yang berjumlah 41 siswa. Dari penelitian ini diperoleh data aktivitas siswa selama pembelajaran dan selama diskusi kelompok pada tindakan I (siklus 1) dikategorikan cukup baik, sedangkan pada tindakan I (siklus 2) dan tindakan II dikategorikan baik karena sesuai dengan kriteria rentang keaktivan siswa. Hasil belajar siswa pada tindakan I (siklus 1) belum mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Oleh karena itu perlu dilakukan siklus ke 2. Pada tindakan I (siklus 2) dan tindakan II sudah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Pembelajaran menggunakan model siklus belajar dengan teknik empiris induktif dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang materi dalil Phytagoras. Beberapa saran yang disampaikan berdasarkan temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu perlu mengalokasikan waktu secara baik, karena pembelajaran dalil Phytagoras menggunakan model siklus belajar dengan teknik empiris induktif apabila tidak dibatasi waktunya akan lama, memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam mengemukakan gagasannya dan memberikan bantuan jika diperlukan oleh siswa.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 14 Jul 2012 02:40
Last Modified: 14 Jul 2012 02:40
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12045

Actions (login required)

View Item View Item