TINJAUAN YURIDIS EMPIRIS TERHADAP UPAYA PENYELESAIAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH BERMASALAH DALAM HAL DEBITUR WANPRESTASI (STUDI DI BANK RAKYAT INDONESIA CABANG LAMONGAN)

Indriati, Diah (2006) TINJAUAN YURIDIS EMPIRIS TERHADAP UPAYA PENYELESAIAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH BERMASALAH DALAM HAL DEBITUR WANPRESTASI (STUDI DI BANK RAKYAT INDONESIA CABANG LAMONGAN). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
TINJAUAN_YURIDIS_EMPIRIS_TERHADAP_UPAYA_PENYELESAIAN_KREDIT.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Berdasarkan Undang-undang Perbankan No. 7 Tahun 1992 yang telah diubah dengan Undang-undang No. 10 Tahun 1998, fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dana dan penyalur dana ke masyarakat dalam bentuk kredit. Salah satu kebutuhan primer manusia adalah kebutuhan akan rumah. Realitas kebutuhan akan rumah tiap tahunnya semakin meningkat, untuk memenuhi kebutuhan rumah tersebut, di dalam Undang-undang No. 4 Tahun 1992 tentang perumahan dan pemukiman pada Pasal 33 ayat (1) dan (2) bahwa pemerintah menghimbau agar pihak perbankan memberikan bantuan kemudahan kepada masyarakat dalam membangun rumah atau memiliki rumah, dengan cara memberikan bantuan kredit pemilikan rumah (KPR). Rumusan masalah dalam penulisan tugas akhir ini adalah apa saja bentuk-bentuk wanprestasi dalam pemberian KPR di Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan, bagaimana upaya penyelesaian yang dilakukan Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan apabila terjadi KPR bermasalah, kemudian hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi oleh Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan dalam penyelesaian KPR bermasalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode Yuridis Empiris, yaitu penelitian yang dilakukan secara teratur dan mendalam terhadap suatu lembaga atau gejala tertentu, yang dihubungkan dengan peraturan yang ada. Data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara dan dokumentasi, serta data sekunder melalui studi kepustakaan. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya penyelesaian kredit pemilikan rumah bermasalah di Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk-bentuk wanprestasi dalam pemberian KPR di Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan yaitu debitur tidak membayar angsuran pokok dan bunga selama 1 tahun, serta melakukan pembayaran tetapi mengalami keterlambatan selama 4 bulan. Upaya penyelesaian KPR bermasalah di Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan antara lain: memberikan somasi, mengadakan restrukturisasi, penggunaan jasa penagih hutang (debt collector), penjualan agunan secara kekeluargaan, penyelesaian kredit melalui pengurusan piutang lelang ke BUPLN. Hambatan-hambatan dari upaya penyelesaian KPR bermasalah di Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan antara lain: adanya sifat pasif dari debitur, ketidak-patuhan debitur dalam memenuhi kewajiban tepat pada waktunya, dan adanya itikad tidak baik debitur yang selalu menghindar untuk diminta melunasi hutangnya. Dengan demikian, dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum Bank Rakyat Indonesia Cabang Lamongan telah dapat melakukan upaya penyelesaian kredit pemilikan rumah bermasalah meskipun dalam proses penyelesaian tersebut masih terdapat berbagai hambatan-hambatan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 14 Jul 2012 02:34
Last Modified: 14 Jul 2012 02:34
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12043

Actions (login required)

View Item View Item