ANALISIS PERMINTAAN INVESTASI DOMESTIK DI INDONESIA TAHUN 1990 - 2004

TRIWARDHANI, DEFY (2006) ANALISIS PERMINTAAN INVESTASI DOMESTIK DI INDONESIA TAHUN 1990 - 2004. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PERMINTAAN_INVESTASI_DOMESTIK_DI_INDONESIATAHUN_1990_-_2004.pdf

Download (5kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan judul Analisis Permintaan Investasi Domestik di Indonesia tahun 1990 2004 . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh produk domestik bruto dan tingkat suku bunga kredit investasi terhadap permintaan investasi domestik di Indonesia pada tahun 1990 2004. Teori Keynes, menyatakan bahwa besarnya investasi dipengaruhi oleh pendapatan dan tingkat suku bunga. Semakin tinggi suku bunga , akan menurunkan tingkat permintaan investasi dan sebaliknya . Sedangkan, semakin besar pendapatan yang ada maka investasi akan meningkat. Berdasarkan hipotesis yang telah dibuat, bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada tingkat suku bunga kredit investasi dan produk domestik bruto terhadap besarnya permintaan investasi domestik, maka untuk mengetahui pengaruh dan tingkat signifikannya, digunakan regresi linier berganda dan uji hipotesa dengan uji t. Tolak ukur yang digunakan untuk menentukan bahwa variabel variabel tersebut berpengaruh dan signifikan terhadap permintaan investasi domestik adalah , jika t statistik > t table, maka tolak hipotesa nol dan terima hipotesa alternatif. Hasil pengujian terhadap hipotesa menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) berpengaruh positif terhadap permintaan investasi domestik ( t statistik 17,45 > t table 2,145 ) dengan koefisien regresi sebesar 0,174. Dan tingkat suku bunga kredit investasi mempunyai pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap permintaan investasi domestik dengan ( t statistik 3,19 > t table 2,145), dengan koefisien regresi sebesar 8854,6. Dari hasil pengujian tersebut dapat diambil suatu kesimpulan bahwa huipotesa yang menyatakan bahwa produk domestik bruto berpengaruh positif terhadap permintaan investasi domestik dapat diterima. Sedangkan tingkat suku bunga kredit investasi yang berpengaruh negatif juga dapat diterima. Berdasarkan penjelasan diatas, penulis memberi saran bahwa untuk mengintensifkan investasi maka memepertahankan nilai tukar agar suku bunga kredit investasi tetap rendah dan peningkatan pendapatan nasional adalah salah satu kebijakan yang harus dilakukan. Dengan banyaknya investasi yang ada akan secara langsung dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 13 Jul 2012 09:49
Last Modified: 13 Jul 2012 09:49
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/12022

Actions (login required)

View Item View Item