ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT DAN PENDORONG PENERAPAN KAIDAH ISLAM (STUDI KASUS PADA BANK MUAMALAT KOTA MALANG)

Iffatuzzahrok, Iffatuzzahrok (2006) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT DAN PENDORONG PENERAPAN KAIDAH ISLAM (STUDI KASUS PADA BANK MUAMALAT KOTA MALANG). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
m.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus pada Bank Muamalat kota Malang dengan judul “Analisis factor-faktor penghambat dan pendorong penerapan kaidah Islam (studi kasus pada Bank Muamalat kota Malang)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh kaidah Islam yang sudah diterapkan pada Bank Muamalat kota Malang dan untuk mengetahui factor-faktor penghambat dan pendorong penerapan kaidah Islam pada Bank Muamalat kota Malang. Dalam penelitian ini, penulis mengambil hipotesis, yaitu: bahwa factor penghambat penerapan pembiayaan adalah bahwa pemahaman masyarakat yang masih kurang tentang konsep bagi hasil dan penerapannya, kurangnya amanah nasabah untuk melaporkan semua transaksinya yang berkaitan dengan usahanya secara transparan, nasabah tidak mau melakukan penyetoran pendapatan usahanya secara rutin ke bank. Faktor penghambat penerapan tabungan adalah kurangnya sosialisasi tentang produk perbankan syariah, animo masyarakat untuk bertransaksi secara syariah belum begitu dominan, adanya perbedaan pendapat tentang bunga bank. Sedangkan factor pendorong penerapan pembiayaan adalah fatwa MUI tentang bunga bank dan perangkat hukum, system bagi hasil lebih adil dibandingkan system bunga pada bank konvensional, pengelolaan dana pembiayaan yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Faktor pendorong penerapan tabungan adalah sesuai dengan syariat Islam yaitu perbankan non riba, sesuai dengan fatwa MUI, pengelolaan dana tabungan yang jujur, transparan dan bertanggung jawab, adanya prinsip keadilan dalam menjalankan usahanya. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis factor. Tolak ukur untuk menentukan alat analisis dikatakan tepat atau layak untuk dapat diproses lebih lanjut yaitu KMO > 0,5 yang dianggap sangat signifikan. Hasil perhitungan analisis factor menunjukkan nilai KMO = 0,717 dengan tingkat signifikansi = 0,000 berarti alat analisis factor yang digunakan dalam penelitian ini sudah tepat untuk dapat diproses lebih lanjut dengan menghasilkan 3 faktor utama, dengan eigen value diatas 1 dengan total varian sebesar 69,796%. Melalui proses tersebut diperoleh factor baru dengan masing-masing factor yang terpilih diberi nama sesuai dengan pengelompokan variabelnya. Faktor-faktor yang terpilih adalah: pertama factor pendorong penerapan pembiayaan dengan eigen value sebesar 3,759; yang kedua factor pendorong penerapan pembiayaan dan tabungan dengan eigen value sebesar 1,349; ketiga factor pendorong penerapan pembiayaan dan tabungan dengan eigen value sebesar 1,174. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya Bank Muamalat kota Malang tetap konsisten terhadap kegiatan ekonomi perbankan yang tetap berpegang teguh pada prinsip syariah dan harus lebih meningkatkan kegiatan sosialisasi perbankan syariah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 13 Jul 2012 06:57
Last Modified: 13 Jul 2012 06:57
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11994

Actions (login required)

View Item View Item