RESPON TIGA VARIETAS TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) TERHADAP FREKUENSI PEMBERIAN AIR DENGAN SISTEM IRIGASI TETES

Ibad, Choirul (2006) RESPON TIGA VARIETAS TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) TERHADAP FREKUENSI PEMBERIAN AIR DENGAN SISTEM IRIGASI TETES. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
RESPON_TIGA_VARIETAS_TANAMAN_KENTANG.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Tanaman kentang umumnya di tanam pada daerah-daerah dengan topografi bergelombang dan mempunyai kemiringan lahan yang cukup curam, sulit sumber air dan terletak di daerah dataran tinggi. Penggunaan varietas yang unggul juga merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan produksi kentang. Varietas unggul yang ada di Indonesia antara lain varietas Ketela, Donata, Cosima, Desiree, Thung, Rapan, Cipanas, Segunung, dan kemudian bertambah dengan varietas unggul baru seperti Granola, Hertha, LBC-1, LBC-4, Diamand, Atlantik, Agria. Keterbatasan air tersebut perlu adanya mencari solusi untuk budidaya tanaman kentang pada daerah yang airnya terbatas seperti didaerah Tengger, oleh karena itu perlu irigasi yang memanfaatkan air yang terbatas. Irigasi yang cocok pada daerah yang memiliki air yang terbatas adalah dengan menggunakan sistem irigasi tetes yang diharapkan lebih efektif dan efisien dalam pemanfaatan air sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman, baik kualitas maupun kuantitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tiga varietas tanaman kentang terhadap frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes. Sedangkan hipotesis dalam penelitian ini adalah pertama; diduga frekuensi pemberian air dan varietas yang berbeda akan didapat kondisi pertumbuhan dan hasil tanaman kentang yang berbeda, kedua; diduga frekuensi pemberian air 2 hari sekali dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kentang didapat, ketiga; diduga respon varietas tanaman kentang tertentu pertumbuhan dan hasil yang optimal. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Desember 2005 di Desa Mororejo Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial dengan 2 faktor yang diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes (F1= 1 hari sekali, F2= 2 hari sekali, F3= 3 hari sekali) dan faktor kedua yaitu varietas tanaman kentang (W1= Varietas Granola, W2= Varietas Desiree, W3 = Varietas lokal) Pengamatan dilakukan terhadap parameter pertumbuhan dan hasil. Pengamatan parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan jumlah batang rumpun yang diamati secara non destruktif. Pengamatan terhadap parameter hasil meliputi jumlah umbi per tanaman, bobot umbi per tanaman, hasil panen dan persentase kelas umbi dengan cara destruktif. Pengamatan analisis data tentang respon parameter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan jumlah batang rumpun) menunjukkan interaksi antara perlakuan frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes dan varietas tanaman kentang pada umur 45 HST terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, parameter luas daun terjadi interaksi pada umur pengamatan 55 dan 65 HST, sedangkan pada parameter jumlah rumpun pada umur pengamatan 55 HST. Secara terpisah perlakuan frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes direspon nyata pada jumlah daun umur 45 dan 55 HST terhadap semua parameter pengamatan tanaman kentang. Perlakuan tiga varietas tanaman kentang merespon sangat nyata terhadap semua parameter pengamatan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa secara keseluruhan parameter hasil tidak terdapat interaksi antara perlakuan frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes terhadap tiga varietas tanaman kentang. Secara terpisah perlakuan frekuensi pemberian air dengan sistem irigasi tetes menunjukkan tidak direspon nyata terhadap semua parameter pengamatan tanaman kentang. Perlakuan tiga varietas tanaman kentang merespon sangat nyata parameter jumlah umbi, berat umbi, hasil panen dan persentase umbi kelas C.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 13 Jul 2012 06:32
Last Modified: 13 Jul 2012 06:32
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11991

Actions (login required)

View Item View Item