ANALISIS VARIAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI MEDIA PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PABRIK ROKOK SUKET TEKI MALANG

Ulfa, Maria (2006) ANALISIS VARIAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI MEDIA PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA PABRIK ROKOK SUKET TEKI MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_VARIAN_BIAYA_PRODUKSI_SEBAGAI_MEDIAPENGENDALIAN_BIAYA_PRODUKSI_PADA_PABRIK_ROKOKSUKET_TEKI_MALANG.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada Pabrik Rokok Suket Teki Malang dengan judul “Analisis Varian Biaya Produksi Sebagai Media Pengendalian Biaya Produksi Pada Pabrik Rokok Suket Teki Malang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian biaya produksi pada Perusahaan Rokok Suket Teki Malang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis varian sebagai pengendalian biaya produksi. Hasil perhitungan menunjukkan pada tahun 2003-2004 terjadi selisih menguntungkan pada harga bahan baku masing-masing sebesar Rp 37.336.490 dan Rp 36.472.220 sedangkan selisih tidak menguntungkan terjadi pada kuantitas bahan baku sebesar Rp 2.269.751 dan Rp 2.559.665. Pada perhitungan biaya tenaga kerja langsung tahun 2003-2004 terjadi selisih tarif upah tidak menguntungkan (unfavorable) Rp 53.017.800 dan Rp 30.059.700. Terjadi selisih efisiensi menguntungkan sebesar Rp 9.929.700 pada tahun 2003 dan Rp 6.336.750 pada tahun 2004. Hasil perhitungan biaya overhead pabrik menunjukkan bahwa tahun 2003 terjadi selisih tidak menguntungkan (unfavorable) pada selisih pengeluaran dan selisih kapasitas masing-masing sebesar Rp 4.215.822 dan Rp 247.000, pada selisih efisiensi terjadi selisih menguntungkan (favorable) sebesar Rp 8.034.000. Biaya overhead pabrik tahun 2004, terjadi selisih pengeluaran yang tidak menguntungkan Rp 724.185 dan selisih efisiensi menguntungkan sebesar Rp 4.230.024, sedangkan selisih kapasitas tidak terjadi selisih atau impas. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengendalian biaya produksi pada Pabrik Rokok Suket Teki Malang belum dapat dikatakan baik karena masih ada selisih antara standar dan realisasinya, dan juga belum bisa menciptakan biaya produksi yang efisien, hal ini disebabkan karena dalam penyusunan standar biaya produksi masih didasarkan pada biaya-biaya tahun sebelumnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 12 Jul 2012 05:24
Last Modified: 12 Jul 2012 05:24
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11928

Actions (login required)

View Item View Item