EFEKTIFITAS GERAKAN TERPADU PENGENTASAN KEMISKINAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI PETANI PENERIMA BANTUAN DIDESA KERTOSARI KECAMATAN PASRU JAMBE KABUPATEN LUMAJANG

INDRIATI, ISNAENI (2006) EFEKTIFITAS GERAKAN TERPADU PENGENTASAN KEMISKINAN TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI PETANI PENERIMA BANTUAN DIDESA KERTOSARI KECAMATAN PASRU JAMBE KABUPATEN LUMAJANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_KOMPARATIF_PERAN_DAN_PRODUKTIVITAS_TENAGA_KERJA_PADA_USAHA_TANI_SAYURAN.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Program bantuan Gerdu-Taskin diberikan pada masyarakat khususnya Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Pemberian bantuan Gerdu-Taskin bertujuan agar petani mampu meningkatkan produksinya sehingga pendapatan petanipun bertambah. Bila pendapatan petani meningkat, maka secara optomatis angka kemiskinan menjadi berkurang atau dalam kata lain kesejahteraan penduduk desa meningkat. Dari uraian diatas maka dapat dirumuskan suatu permasalahan, yaitu: (1) Berapa besar perbandingan produksi dan pendapatan petani usaha tani padi antara petani penerima bantuan dan bukan penerima bantuan di Desa Kertosari Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang (2) Bagaimanakah efektifitas Program Gerdu-Taskin terhadap produksi dan pendapatan petani padi. Sesuai dengan permasalahan tersebut diatas, maka tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar perbandingan antara petani penerima bantuan dan bukan penerima bantuan di Desa Kertosari Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang. Dan bagaimanakah efektifitas Program Gerdu-Taskin terhadap produksi dan pendapatan petani padi.Tempat penelitian dengan sengaja dilakukan di Desa Kertosari Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang. Penentuan daerah berdasarkan pertimbangan bahwa desa tersebut adalah salah satu desa yang sukses menjalankan Program Gerdu-Taskin. Hasil analisa perbandingan produksi usaha tani padi antara petani penerima bantuan dan bukan penerima bantuan di Desa Kertosari Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang adalah jumlah produksi petani padi penerima bantuan yaitu sebesar 5071,52 kg yang berarti lebih besar daripada jumlah produksi padi petani bukan penerima bantuan yaitu sebesar 4216,67 kg. Dengan hasil uji beda sebesar -0,075, sedangkan analisa perbandingan pendapatan dapat dilihat dari jumlah pendapatan petani penerima bantuan sebesar Rp. 3.569.881,94 dan pendapatan petani bukan penerima bantuan sebesar Rp. 2.708.149,36. Hasil uji beda t-test diperoleh hasil sebesar 0,443, dari hasil analisa statistik yang diperoleh menunjukkan bahwa Program Bantuan Gerdu-Taskin sudah tidak efektif untuk dijalankan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 12 Jul 2012 02:29
Last Modified: 12 Jul 2012 02:29
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11902

Actions (login required)

View Item View Item