Menghormati tamu dan keutamaan mempersilakannya_1

Al-Hajjaj, Abul Husain Muslim (2009) Menghormati tamu dan keutamaan mempersilakannya_1. Hadits tentang Bab Minuman (Shohih Muslim) (14199).

[img] Text
Menghormati_tamu_dan_keutamaan_mempersilakannya_1.doc - Published Version

Download (49kB)

Abstract

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Seorang lelaki datang menemui Rasulullah saw. lalu berkata: Aku sangat menderita. Rasulullah saw. bertanya kepada salah seorang istri beliau, tetapi mendapat jawaban: Demi Zat yang mengutusmu membawa kebenaran, aku hanya mempunyai air. Rasulullah saw. bertanya kepada istri beliau yang lain tetapi mendapat jawaban yang sama. Dan semua istri beliau memberikan jawaban yang sama: Tidak, demi Zat yang mengutusmu membawa kebenaran! Aku tidak mempunyai apapun selain air. Maka Rasulullah saw. mengumumkan: Siapakah yang mau menjamu orang ini, semoga Allah merahmatinya. Seorang sahabat dari Ansar berdiri dan berkata: Aku wahai Rasulullah! Lalu diajaknya orang itu ke rumah. Sahabat Ansar itu bertanya kepada istrinya: Apakah kamu mempunyai sesuatu? istrinya menjawab: Tidak, kecuali makanan anak-anakku. Sahabat itu berkata: Alihkanlah perhatian mereka dengan sesuatu. Nanti kalau tamu kita masuk, padamkanlah lampu dan perlihatkanlah seolah-olah kita sedang makan. Apabila ia hendak makan, maka hampirilah lampu dan matikanlah. Mereka pun duduk, sementara tamu mereka makan. Pada keesokan harinya, ketika bertemu Nabi saw., beliau bersabda: Allah benar-benar kagum terhadap perbuatan kalian berdua kepada tamu kalian tadi malam. (Shahih Muslim No.3829)

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Hadits
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 27 Mar 2012 03:32
Last Modified: 27 Mar 2012 03:32
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1190

Actions (login required)

View Item View Item