ANALISIS TINGKAT EFISIENSI BANK UMUM SWASTA NASIONAL PERBANDINGAN ANTARA BANK UMUM DEVISA DAN BANK UMUM NON DEVISA DI WILAYAH KERJA BANK INDONESIA MALANG

IKAWATI, RINA (2006) ANALISIS TINGKAT EFISIENSI BANK UMUM SWASTA NASIONAL PERBANDINGAN ANTARA BANK UMUM DEVISA DAN BANK UMUM NON DEVISA DI WILAYAH KERJA BANK INDONESIA MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_TINGKAT_EFISIENSI_BANK_UMUM_SWASTA_NASIONALPERBANDINGAN_ANTARA_BANK_UMUM_DEVISA_DAN_BANK_UMUMNON_DEVISA_DI_WILAYAH_KERJA_BANK_INDONESIA_MALANG.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada bank umum swasta nasional devisa dan bank umum swasta nasional non devisa, dengan judul Analisis Tingkat Efisiensi Bank Umum Swasta Nasional Perbandingan Antara Bank Umum Devisa Dan Bank Umum Non Devisa Di Wilayah Kerja Bank Indonesia Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah terjadi perubahan tingkat efisiensi antara BUSN Devisa dan BUSN Non Devisa pada tahun 2003, 2004, dan 2005 di wilayah kerja Bank Indonesia Malang, mengetahui secara keseluruhan pada tahun 2003 s/d 2005 apakah terjadi perbedaan efisiensi antara BUSN Devisa dan BUSN Non Devisa di wilayah kerja Bank Indonesia Malang. Alat analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis uji efisiensi yang meliputi rasio, yaitu yang terdiri dari Biaya operasional/pendapatan operasional (BOPO), Net Inters Margin (NIM), dan Rasio Rentabilitas yaitu Return On Asset (ROA), yang digunakan menajemen dalam memperoleh laba, serta menggunakan uji beda yaitu menggunakan uji Z test untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kedua bank tersebut selama tiga tahun. Dari hasil analisis dengan menggunakan rasio efisiensi BOPO, NIM tersebut dapat diketahui bahwa tingkat efisiensi bank umum devisa dan bank umum non devisa sama tidak ada perubahan tingkat efisiensi pada tahun 2003, 2004, dan 2005 sedangkan dilihat dari tingkat rentabilitasnya bank devisa untuk periode tahun 2004 dan tahun 2005 lebih rendah dari bank non devisa atau tingkat efisiensi bank non devisa lebih tinggi dari bank devisa, hal ini dapat dilihat dari laba yang diperoleh. Bank devisa belum mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan pendapatan operasionalnya sedangkan bank umum non devisa sudah mampu menekan biaya operasionalnya, sedangkan dilihat dari uji beda terdapat perbedaan tingkat efisiensi antara BUSN Devisa dan BUSN Non Devisa selama tiga tahun. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa beberapa hal penting yang harus diagendakan oleh bank devisa guna meningkatkan efisiensinya, yaitu: sebisa mungkin menekan biaya operasional dan meningkatkan pendapatan operasional, memperkuat struktur modal, meningkatkan mutu menajemen dan penentuan pasar yang tepat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 11 Jul 2012 05:42
Last Modified: 11 Jul 2012 05:42
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11865

Actions (login required)

View Item View Item