Kegiatan Pembelajaran Untuk Menanamkan Dasar-dasar Kemampuan Berhitung Pada Anak TK lewat Permainan di TK ABA 01 Dau

Hudan Daromi, Maulana (2006) Kegiatan Pembelajaran Untuk Menanamkan Dasar-dasar Kemampuan Berhitung Pada Anak TK lewat Permainan di TK ABA 01 Dau. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Kegiatan_Pembelajaran_Untuk_Menanamkan_Dasar.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Pada anak usia prasekolah minat anak terhadap angka umumnya sangat besar. Pada usia prasekolah ini pula merupakan usia yang efektif untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak-anak. Salah satu potensi yang dimiliki adalah berkenaan dengan dasar-dasar kemampuan berhitung, yaitu pemasangan satu-satu, klasifikasi, dan mengurutkan Tiga kemampuan dasar berhitung di atas harus disampaikan kepada anak sejak usia dini (prasekolah).Dengan kata lain kegiatan pembelajaran untuk menanamkan kemampuan dasar-dasar berhitung hendaknya mulai dikenalkan sejak usia prasekolah, salah satunya lewat jenjang pendidikan TK. Upaya pembelajaran untuk menanamkan kemampuan berhitung ini dapat dilakukan dengan berbagai cara pendekatan pembelajaran, salah satunya menggunakan pendekatan belajar sambil bermain. Melihat kondisi diatas, perlu dilakukan penelitian di TK, salah satunya adalah TK ABA 01 Dau Malang tentang salah satunya adalah TK ABA 01 Dau Malang tentang bagimana melihat kegiatan pembelajaran untuk menanamkan dasar-dasar kemampuan berhitung lewat permainan yang tercermin dalam indikator-indikator dari tiap-tiap komponen kemampuan dasar berhitung dalam kurikulum TK atau Raudlatul Athfal. Selain itu perlu diadakan penelitian untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan dari pencapaian indikator atau tujuan kegiatan pembelajaran untuk menanamkan dasar-dasar kemampuan berhitung. Jenis penelitian studi kasus dengan format penelitian deskriptif. Dengan kata lain, penelitian ini adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasi suatu kondisi, proses yang sedang berlangsung, kecenderungan yang tengah berkembang, atau kasus tertentu yang dijadikan sebagai obyek penelitian. Sedang pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan kata lain data yang dianalisis dalam penelitian adalah data kualitatif, yaitu data-data yang berupa kata, kalimat, skema, dan gambaran. Kemudian sesuai dengan judul skripsi ini, maka dapat dikemukakan bahwa yang menjadi subyek penelitian adalah kegiatan pembelajaran untuk menanamkan dasar-dasar kemampuan berhitung lewat permainan. Sedangkan yang menjadi obyek peneltian adalah TK ABA 01Dau dengan prioritas anak didik kelompok B.Dalam penelitian ini, Untuk menjawab permasalahan yang berkenaan dengan deskripsi kegiatan pembelajaran untuk menanamkan dasar-dasar kemampuan berhitung lewat permainan di TK ABA 01 Dau dengan prioritas siswa kelompok B, maka data-data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak responden guru, observasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa, serta dokumentasi,untuk selanjutnya dianalisis dan diolah secara deskriptif kualitatif. Dalam hal ini data-data yang diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi tidak dituangkan kedalam bentuk bilangan atau angka statistik, melainkan berupa paparan gambaran mengenai situasi yang diteliti dalam bentuk uraian naratif. Dengan kata lain untuk mengetahui pembelajaran dasar-dasar kemampuan berhitung pada anak TK lewat permainan dilakukan analisis dan identifikasi berdasarkan urutan pencapaian indikator kegiatan pembelajaran. Dari setiap aspek atau kecakapan dasar-dasar kemampuan berhitung,untuk selanjutnya lebih diperinci menjadi beberapa urutan pencapaian indikator kegiatan pembelajaran di TK ABA 01 Dau. Kemudian ketika observasi, tiap-tiap indikator dilihat bagaimana implementasinya atau pelaksanaannya kegiatan pembelajaran yang berlangsung di TK ABA. Sehingga dapat diambil gambaran secara umum bagaimana kegiatan pembelajaran untuk menanamkan dasar-dasar kemampuan berhitung pada anak TK di TK ABA lewat permainan itu dilakukan. Data dari hasil observasi untuk selanjutnya dinalisis untuk menjawab tingkat keterlaksanaan serta gejala nampak pada konsep pengembangan yang berupa uraian langkah-langkah pembelajaran atau bentuk permainan yang telah dilakukan. Jika dari hasil pengamatan menunjukkan ketercapaiannya tujuan pembelajaran secara menyeluruh, maka dikatakan terlaksana penuh. Akan tetapi jika ketercapaian tujuan pembelajaran hanya sebagian besar atau kecil, maka tingkat keterlaksanaannya adalah terlaksana sebagian besar atau terlaksana sebagian kecil. Di lain sisi jika, ketercapaian tujuan pembelajarannya tidak tercapai atau dilaksanakan sama sekali, maka tingkat keterlaksanaannya adalah tidak terlaksana sama sekali.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 11 Jul 2012 03:56
Last Modified: 11 Jul 2012 03:56
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11846

Actions (login required)

View Item View Item