DAMPAK PASCA BENCANA BANJIR TERHADAP ASPEK EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA MASYARAKAT DESA SUTOJAYAN KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR

Huda, Masjidil (2006) DAMPAK PASCA BENCANA BANJIR TERHADAP ASPEK EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA MASYARAKAT DESA SUTOJAYAN KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
DAMPAK_PASCA_BENCANA_BANJIR_TERHADAP_ASPEK_EKONOMI.pdf

Download (124kB) | Preview

Abstract

Bila kita berbicara mengenai kesejahteraan, disini akan mencakup aspek-aspek yang saling berkaitan baik sebagi akibat maupun sebagai sebab dalam kesejahteraan. Diantaranya adalah aspek ekonomi, aspek social dan aspek psikologis. Sebagi contoh adalah gejolak yang timbul dari bencana banjir yang telah dialami oleh masyarakat, dimana para petani merasa rugi baik dari aspek ekonomi maupun aspek social. Pada bencana banjir tersebut dari segi ekonomi penduduk sangat terpengaruh dengan musnahnya hasil pertanian yang sangat diharapkan. Dari aspek social terhadap penduduk, bencana banjir tersebut dapat juga menimbulkan konflik antar penduduk, misalnya sebagian penduduk berpikir bahwa penyebab terjadinya bencana banjir yang melanda daerah mereka sebagian besar diakibatkan oleh rusaknya hutan lindung karena penebangan liar oleh pengusaha kayu. Pengertian bencana banjir adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang terjadi dan diakibatkan oleh melimpahnya jumlah air sehingga merendam suatu wilayah yang mengakibatkan kerugian, baik kerugian materiil maupun kerugian moril. Pengertian kesejahteran masyarakat adalah suatu tatanan kehidupan masyarakat dan penghidupan masyarakat baik materiil maupun spiritual yang diliputi oleh rasa keselamatan, kesusilaan dan ketenteraman lahir, batin yang memungkinkan setiap warga Negara untuk mengadakan suatu usaha dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan jasmaniah, rohaniah dan social yang sebaik-baiknya bagi diri, keluarga serta masyarakat. Bencana banjir yang telah melanda Desa Sutojayan kecamatan Sutojayan telah menimbulkan masalah-masalah ekonomi yang berdampak pada menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Hal ini dapat kita lihat dengan adanya perubahan kategori keluarga sejahtera 3 bisa beralih menjadi keluarga sejahtera 1. hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat yang mempunyai mata pencaharian sebagai petani, penghasilan mereka turun antara 33,5% hingga 40%. Juga sulitnya mencari pekerjaan bagi para buruh tani yang tidak lagi bekerja pada pemilik lahan yang sudah tidak mampu lagi membayar tenaga mereka. Bencana banjir yang telah melanda Desa Sutojayan kecamatan Sutojayan tidak begitu mempengaruhi aspek psikologis masyarakat desa. Karena masyarakat dapat menerima dengan lapang dada atas bencana banjir yang telah menimpa mereka dan tidak menyalahkan siapapun. Pengaruh bencana banjir terhadap aspek social masyarakat juga tidak begitu berpengaruh, hal ini dikarenakan masyarakat sudah mengantisipasi akan timbulnya masalah-masalah social yang akan terjadi, misalnya dengan mengontrol tingkah laku anak-anak mereka yang sudah tidak lagi bersekolah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Social Welfare
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 11 Jul 2012 03:50
Last Modified: 11 Jul 2012 03:50
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11844

Actions (login required)

View Item View Item