Paradigma Tajdid Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam Modernis-Reformis

Kurnia, Dian (2009) Paradigma Tajdid Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam Modernis-Reformis. Muhammadiyah Articles (13970).

[img] Text
Paradigma_Tajdid_Muhammadiyah_Sebagai_Gerakan_Islam.docx - Published Version

Download (26kB)

Abstract

Ketika Muhammadiyah berdiri tahun l912, seluruh dunia Muslim masih berada di bawah penjajahan. Belum banyak yang merdeka secara politis dari cengkeraman imperalisme dan kolonialisme Barat. Di tengah-tengah kesulitan seperti itu Muhammadiyah berdiri dengan membawa optimisme baru. Kata-kata atau slogan “Islam yang berkemajoean” amat didengung-dengungkan saat itu. Mungkin belum disebut Islam “modern” atau ”reformis” seperti yang dinisbahkan dan disematkan orang dan para pengamat pada paroh kedua abad ke-20. Namun dalam perjalanan waktu selanjutnya, identitas gerakan Muhammadiyah tidak dapat dilepaskan dari arti penting dari Dakwah dan Tajdid. Kata kunci Dakwah terkait dengan mengemban dan mengamalkan Risalah Islam, mengajak ke kebaikan (al-Khair) dan melaksanakan amar ma’ruf dan nahi mungkar. Sedangkan sistem tata kelolanya, usaha dakwah dalam artian luas tersebut memerlukan Tajdid, baik yang bersifat pemurnian maupun pembaharuan (Haidar Nashir, 2006: 54).

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 10 Jul 2012 04:04
Last Modified: 10 Jul 2012 04:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11660

Actions (login required)

View Item View Item