PERSEPSI POLISI TERHADAP ASAZ LEGALITAS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA (Studi di POLRESTA Malang)

WIJAYA, ANDIK (2006) PERSEPSI POLISI TERHADAP ASAZ LEGALITAS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA (Studi di POLRESTA Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERSEPSI_POLISI_TERHADAP_ASAZ_LEGALITAS.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Obyek penelitian ini adalah mengenai persepsi polisi terhadap azas legalitas dan implementasinya dalam penyidikan tindak pidana, khususnya dalam penanganan terhadap kejahatan yang tidak diatur oleh undang-undang. Manusia adalah makhluk sosial, sehingga keberadaannya sangat membutuhkan akan keberadaan individu yang lainnya. Dengan adanya interaksi ini maka juga rentan akan perbedaan antara individu satu dengan yang lainnya sehingga diperlukan adanya suatu aturan yang mengatur segala tingkah laku untuk melindungi hak dan kewajiban, aturan yang saat ini berlaku di Indonesia adalah undang-undang. Seiring dengan perkembangan budaya masyarakat maka akan juga diikuti oleh prilaku masyarakat yang belum diatur oleh undang-undang sehingga mengakibatkan kerugian baik secara harta benda maupun jiwa bagi orang lain. Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang persepsi polisi terhadap azas legalitas terhadap tindak pidana dan implementasi dari azas legalitas dalam penyidikan tindak pidana oleh polisi di POLRESTA Malang, serta permasalahan dari azas legalitas dalam penyidikan suatu tindak pidana. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi polisi dari azas legalitas terhadap tindak pidana, Mengetahui dengan jelas bagaimana implementasi/ penerapan dari asas legalitas dalam penidikan atas tindak pidana di POLRESTA Malang, Untuk mengetahui yang menjadi permasalahan dari kinerja polisi dalam penyidikan atas tindak pidana yang terjadi di masyarakat. Adapun metode yang digunakan oleh penulis yaitu pendekatan yuridis sosiologis yang pembahasan berdasarkan ketentuan-ketentuan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum serta dengan melihat realita yang terjadi di masyarakat. Khususnya menyangkut tugas penyidikan yang dilakukan oleh penyidik di POLRESTA Malang. Metode yang digunakan adalah metode analisa data diskripsi kualitatif untuk menganalisa data yang di peroleh dari penelitian baik yang berupa data primer maupun data sekunder, data primer yaitu menggabungkan semua data yang diperoleh dari hasil penelitian dilapangan dan segala informasi yang diperoleh dari responden serta literatur-literatur yang ada. Sedangkan untuk data sekunder digunakan metode analisis dari hasil penelitian yang diharapkan akan diperoleh kesimpulan sebagai hasil dari penelitian ini Dari hasil penelitian, menghasilkan bahwa persepsi polisi terhadap azas legalitas masih bersifat normatif yang artinya segala perbuatan pelanggaran harus didasarkan atas aturan undang-undang terlebih dahulu. Sedangkan dalam undangundang nomor 2 tahun 2002 dalam pasal 18 dan pasal 19 ada ruang yang memberikan diskresi. Tetapi implementasi dari azas legalitas hanya didasarkan atas undang-undang yang mengatur suatu pelanggaran perbuatan. Permasalahan yang timbul dalam penyidikan adalah masih banyaknya kasus yang tidak dapat ditangani karena masih adanya persepsi terhadap azas legalitas secara normatif, selain itu dalam proses hukum pidana masih ada keterkaitan dengan lembaga lain yang memiliki aturan dan kebijakan sendiri. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa polisi khususnya penyidik memiliki kewenangan untuk melakukan diskresi dalam melakukan penyidikan berdasarkan pasal 18 dan pasal 19, dengan adanya kewenangan mengambil keputusan berdasar penilaiannya dapat memfasilitasi keterbatasan undang-undang dalam penegakan hukum, dengan masih adanya hubunga lembaga penegak hukum yang lainnya sehingga ketentuan dalam pasal 18 dan pasal 19 belum dapat dilakukan sepenuhnya. Akhirnya untuk dapat memenuhi rasa keadilan dan penegakan hukum, hal yang dapat dilakukan adalah melakukan diskusi secara keilmuan terhadap setiap tindak pidana yang ditangani atas kewenangan mengambil keputusan berdasakan penilaian sendiri yang dapat melibatkan kaum akademisi, praktisi maupun masyarakat dalam melakukan penyidikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 09 Jul 2012 07:50
Last Modified: 09 Jul 2012 07:50
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11584

Actions (login required)

View Item View Item