PERBEDAAN PENGETAHUAN MENOPAUSE DAN SIKAP MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA PRAMENOPAUSEDI PEDESAAN DENGAN PERKOTAAN

WIJAYANTI, KURLINA (2006) PERBEDAAN PENGETAHUAN MENOPAUSE DAN SIKAP MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA PRAMENOPAUSEDI PEDESAAN DENGAN PERKOTAAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERBEDAAN_PENGETAHUAN_MENOPAUSE_DAN_SIKAP_MENGHADAPI_MENOPAUSE_PADA_WANITA_PRAMENOPAUSEDI_PEDESAAN_DENGAN_PERKOTAAN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Adanya perbaikan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan di negara-negara berkembang menyebabkan usia harapan hidup yang terus bertambah. Meningkatnya usia harapan hidup berdampak pada peningkatan jumlah wanita menopause. Menopause merupakan peristiwa alamiah dan normal terjadi pada seorang wanita, banyak keluhan dan gangguan yang dirasakan biasanya hanya ditanggapi sebagai proses menua atau disangka penyakit lain sehingga tidak mendapatkan pengobatan yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan menopause dan sikap menghadapi menopause pada wanita pramenopause di pedesaan dengan perkotaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket, dan teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pramenopause yang bertempat tinggal di Madiun Propinsi Jawa Timur. Sedangkan sampelnya adalah wanita pramenopause desa Kuwu, desa Babadan lor, desa pulerejo, desa muneng (pedesaan), kelurahan Kelun, kelurahan Rejomulyo, kelurahan Patihan, kelurahan Ngegong (perkotaan) yang berusia 40 tahun sampai 45 tahun. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas (tingkat pengetahuan tentang menopause), variabel terikat (sikap dalam menghadapi menopause). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Juli sampai 10 September 2004. Teknik analisa data yang digunakan adalah Chi-square uji kesesuaian yang bertujuan untuk mengetahui apakah suatu distribusi frekuensi observasi sesuai secara bermakna (signifikan) atau tidak bermakna dengan distribusi ekspektasi/ harapan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan menopause dan sikap dalam menghadapi menopause pada wanita pedesaan berbeda dengan wanita di perkotaan. Sebagian wanita pedesaan masih menganggap dengan menopause/mati haid berarti mereka sudah tua, sehingga bagi mereka berhentinya hubungan seksual, keluhan ataupun gangguan yang terjadi menjelang menopause juga dianggap sebagai suatu hal yang wajar dan tidak perlu mendapatkan pengobatan. Sedangkan wanita perkotaan dengan pendidikan yang cukup serta lingkungan dengan lengkapnya berbagai layanan kesehatan lebih mengetahui apa yeng terjadi pada tubuhnya sehingga mereka menghadapi menopause dengan mendatangi berbagai layanan kesehatan yang ada.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 09 Jul 2012 05:35
Last Modified: 09 Jul 2012 05:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11552

Actions (login required)

View Item View Item