EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN PADA BAGIAN PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PRODUKSI (Studi Kasus Pada PT. PESONA REMAJA di Malang)

Handini, Handini (2006) EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN PADA BAGIAN PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PRODUKSI (Studi Kasus Pada PT. PESONA REMAJA di Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EVALUASI_SISTEM_PENGENDALIAN_MANAJEMENPADA_BAGIAN_PRODUKSI_GUNA_MENINGKATKANEFISIENSI_DAN_EFEKTIVITAS_PRODUKSI.pdf

Download (38kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada Perusahaan Tekstil PT. Pesona Remaja Malang dengan judul “Evaluasi Sistem Pengendalian Manajemen Pada Bagian Produksi Guna Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Produksi (Studi Kasus Pada PT. Pesona Remaja Malang)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah-masalah penting yang mungkin timbul sehubungan dengan pengendalian manajemen, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang dan mencari alternatif pemecahannya, serta untuk mengetahui masalah yang ada dalam perusahaan terutama mengenai masalah pengendalian manajemen dalam perusahaan tersebut dan membantu jalan pemecahannya berdasarkan teori-teori yang ada. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi adalah dengan cara membandingkan antara anggaran dan realisasi biaya produksi pada tahun 2004 dengan cara sebagai berikut: 1. Analisis selisih biaya bahan baku langsung 2. Analisis selisih biaya tenaga kerja langsung 3. Analisis biaya overhead pabrik Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa pada tahun 2004 terjadi peningkatan produksi sehingga menyebabkan terjdinya selisih antara anggaran dan realisasi. Anggaran untuk biaya bahan baku langsung yang ditetapkan oleh PT. Pesona Remaja Malang masih mengalami penyimpangan sebesar Rp. 4.043,89 dari anggaran perusahaan sebesar Rp. 2.649.478.380 dan realisasinya sebesar Rp. 2.767.639.913. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan produksi. Pada anggaran biaya tenaga kerja langsung yang ditetapkan oleh PT. Pesona Remaja Malang sudah cukup baik, karena perusahaan masih bisa mengendalikan biaya tenaga kerja langsung. Hal ini dapat dilihat dari anggaran biaya tenaga kerja langsung yang dianggarkan sebesar Rp. 518.496.000, sedangkan realisasinya hanya sebesar Rp. 486.572.223. Biaya overhead pabrik di PT. Pesona Remaja Malang terjadi penyimpangan biaya sebesar Rp. 479,69 dari anggaran yang dibuat sebesar Rp. 534.410.419 meningkat menjadi sebesar Rp. 537.200.417. Hal ini dikarenakan PT. Pesona Remaja Malang lebih banyak menggunakan tenaga mesin daripada tenaga manusia, maka hal ini dapat menyebabkan biaya untuk perawatan dan pemeliharaan mesinpun menjadi meningkat ditambah lagi dengan biaya penyusutan untuk aktiva yang ada di perusahaan. Berdasarkan uraian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa sebaiknya perusahaan menyusun pedoman anggaran produksi hendaknya mencantumkan program-program yang jelas mengenai tindakan yang hendak dilakukan dan dalam menyusun anggaran tidak hanya didasarkan pada laporan penjualan sebelumnya. Perusahaan juga harus menganalisa lebih lanjut atas penyimpangan yang terjadi antara anggaran dan realisasinya agar sebab-sebab penyimpangan dapat diketahui dengan jelas sehingga tindakan koreksi yang perlu dapat segera dilakukan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 09 Jul 2012 04:19
Last Modified: 09 Jul 2012 04:19
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11526

Actions (login required)

View Item View Item