DAMPAK BOM J.W. MARRIOT DAN KUNINGAN TERHADAP RETURN MARKETDAN TRADING VOLUME ACTIVITY (Studi Kasus Pada Bursa Efek Jakarta)

Hadi, Taufiq Surya (2006) DAMPAK BOM J.W. MARRIOT DAN KUNINGAN TERHADAP RETURN MARKETDAN TRADING VOLUME ACTIVITY (Studi Kasus Pada Bursa Efek Jakarta). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
DAMPAK_BOM_J.pdf

Download (54kB) | Preview

Abstract

Peristiwa peledakan di hotel J.W. Marriot dan Jl. Kuningan Jakarta merupakan bagian dari aksi terorisme yang melanda dunia. Peristiwa ini meskipun tidak terkait langsung dengan kegiatan perekonomian namun berdampak luas bagi kehidupan masyarakat melihat besarnya jumlah korban yang ditimbulkan. Bagian masyarakat yang ikut cemas dan khawatir melihat perkembangan yang terjadi adalah para investor. Investasi besar terlanjur banyak ditanamkan ke dalam banyak proyek, mendorong mereka untuk senantiasa mengikuti perkembangan yang terjadi. Para investor memastikan investasi yang ditanamkan terjamin keselamatannya. Aman tidaknya investasi bisa dilihat dari kestabilan keamanan suatu negara, karena jika kondisi keamanan suatu negara relatif stabil maka akan mendorong perekonomian negara tersebut, yang berarti menciptakan iklim yang kondusif bagi investor. Oleh karena itu investor memerlukan informasi yang jelas, pasti dan tepat waktu. Salah satu tempat utama para investor untuk melakukan transaksi perdagangan dalam upaya menanamkan investasinya adalah pasar modal. Sehingga setiap kejadian yang mempengaruhi pasar modal akan berpengaruh pula pada para investor. Peristiwa peledakan bom di J.W. Marriot pada tanggal 5 Agustus 2003 dan di Jl. Kuningan pada tanggal 9 September 2004 adalah peristiwa yang diduga berpengaruh terhadap indeks harga saham di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak peristiwa peledakan bom di hotel J.W. Marriot dan Jl. Kuningan terhadap Return Market dan Trading Volume Activity (TVA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yakni informasi saham pada tanggal 22 Juli sampai 20 Agustus 2003 untuk kasus di J.W. Marriot dan informasi saham pada tanggal 26 Agustus sampai 27 September 2004 yang dimuat dalam Indonesian Capital Market Directory yang diperoleh dari pojok BEJ Universitas Muhammadiyah Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah event study, yakni suatu pengamatan mengenai pergerakan harga saham di pasar modal untuk mengetahui besarnya abnormal return yang diperoleh pemegang saham akibat dari suatu perisitiwa tertentu. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21 hari bursa, yakni yakni terdiri dari 10 hari (t-10 hingga t1) sebelum peristiwa (pre-event), satu hari (t0) pada saat peristiwa (event day) dan 10 hari (t+1 hingga t+10) setelah peristiwa (post event). Kemudian untuk membuktikan signifikansi perbedaan data sebelum peristiwa(pre-event) dengan setelah peristiwa (post-event) dilakukan dengan menggunakan t-test: Paired Two Sample for Means. Setelah dilakukan analisa data dengan menggunakan t-test: Paired TwoSample for Means diperoleh hasil sebagai berikut: 1.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan Return Market di BEJ sebelum dengan sesudah terjadinya peledakan bom di hotel JW. Marriot. 2.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan Return Market di BEJ sebelum dengan sesudah terjadinya peledakan bom di hotel Jl. Kuningan Jakarta. 3.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan Trading Volume Activity di BEJ sebelum dengan sesudah terjadinya peledakan bom di hotel JW. Marriot. 4.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan Trading Volume Activity di BEJ sebelum dengan sesudah terjadinya peledakan bom di hotel Jl. Kuningan Jakarta. Dari keseluruhan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peristiwa peledakan bom di hotel J.W. Marriot dan Jl. Kuningan Jakarta tidak berdampak signifikan terhadap Return Market dan Trading Volume Activity di Bursa Efek Jakarta. Oleh karena itu, meskipun pasar modal tidak dapat dilepaskan dari berbagai lingkungan non-ekonomi seperti politik, isu terorisme, lingkungan hidup dan hak asasi manusia, akan tetapi tidak semua faktor tersebut berdampak signifikan terhadap return dan aktivitas perdagangan di bursa saham sehingga diharapkan para pelaku pasar bisa selektif dalam mengambil keputusan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 09 Jul 2012 02:39
Last Modified: 09 Jul 2012 02:39
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11498

Actions (login required)

View Item View Item