PENERAPAN BIAYA STANDAR SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA BAHAN BAKU (Studi Empiris Pada Perusahaan Garment Di Kota Malang)

Wahyunigsih, Farida Sri (2006) PENERAPAN BIAYA STANDAR SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA BAHAN BAKU (Studi Empiris Pada Perusahaan Garment Di Kota Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_BIAYA_STANDARSEBAGAI_ALAT_PENGENDALIAN_BIAYA_BAHAN_BAKU.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi empiris pada perusahaan garment yang ada di kota Malang dengan judul “Penerapan Biaya Standar Sebagai Alat Pengendalian Biaya Bahan Baku Pada Perusahaan Garment di Kota Malang.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perusahaan garment menggunakan dan menerapkan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku dan sejauhmana penerapan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku pada perusahaan. Analisis yang digunakan adalah analisa deskriptif, yaitu analisa data dengan cara menggambarkan atau memaparkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Analisa ini menggunakan tabel frekuensi, yaitu mengelompokkan dan mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, dan melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah. Analisa ini digunakan untuk mengetahui penerapan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku pada perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada perusahaan garment di kota Malang diketahui bahwa perusahaan garment cenderung menggunakan dan menerapkan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku karena biaya standar penting bagi perusahaan untuk melakukan pengawasan biaya secara terus menerus karena dengan membandingkan antara biaya standar dengan biaya yang terjadi sesungguhnya akan ditemukan penyimpangan. Dari penyimpangan tersebut dianalisis sebab terjadinya, selanjutnya dapat diambil tindakan koreksi secepatnya. Walaupun demikian ada sedikit perusahaan yang belim menggunakan dan menerapkan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku. Alasannya, karena tingkat ketaatan atau kelonggaran standar tidak dapat dihitung dengan tepat. Meskipun telah ditetapkan dengan jelas jenis standar apa yang dibutuhkan oleh perusahaan, tetapi tidak ada jaminan bahwa standar telah ditetapkan dalam perusahaan secara keseluruhan dengan ketaatan atau kelonggaran yang relatif sama. Maka dari itulah perusahaan tidak dapat mengendalikan penyimpangan biaya bahan baku yang terjadi dengan baik. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis menyarankan bahwa dengan adanya sistem biaya standar dalam mengendalikan biaya bahan baku, perusahaan yang belum menggunakan dan menerapkan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku sebaiknya menggunakan dan menerapkannya dalam perusahaan, sedangkan untuk perusahaan yang sudah menggunakan dan menerapkan biaya standar sebagai alat pengendalian biaya bahan baku sebaiknya mengevaluasi lebih lanjut hasil dari penerapan sistem biaya standar, menelaah lebih lanjut terhadap pemahaman biaya dengan sistem biaya standar yang telah direncanakan dan memecahkan masalah seandainya ada hal-hal yang menyimpang dari apa yang telah ditetapkan dan direncanakan sebelumnya oleh manajemen.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 07 Jul 2012 04:15
Last Modified: 07 Jul 2012 04:15
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11435

Actions (login required)

View Item View Item