PROGRAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) (Studi Pada Dinas Sosial Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Timur)

Wardhani, Wildha (2006) PROGRAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) (Studi Pada Dinas Sosial Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Timur). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PROGRAM_PEMBERDAYAAN_KOMUNITAS_ADAT_TERPENCIL.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu keinginan untuk menggambarkan bagaimana program dinas sosial kabupaten bulungan dalam pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) dan sejauhmana pelaksanaan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) tersebut. Sementara program pemberdayaan penyandang masalah sosial di Kabupaten Bulungan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Sosial mengalami hambatan karena luas wilayahnya 18.010.50 Km2, dengan jumlah penduduk 89.850 jiwa terdiri dari 13 Kecamatan dan 87 Desa, yang letak berjauhan dengan sarana jalan yang terbatas sehingga sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan pemberdayaan dalam pendataan penyandang masalah sosial dengan jumlah aparatur Dinas Sosial yang terbatas hanya 17 orang. Di Kabupaten Bulungan komunitas adat terpencil (KAT) ini terbagi dalam tiga kelompok, yaitu kelana (berpindah-pindah atau tidak menetap), menetap sementara dalam siklus 4 (empat) tahunan dan menetap dalam siklus 10 (sepuluh) tahunan. Pola kehidupan mereka selalu berpindah-pindah dari satu lokasi kelokasi lain dalam kurun waktu tertentu. Hidup dan kehidupan mereka masih sangat sederhana dan tergantung pada alam, biasanya hidup dari hasil berburu, menangkap ikan, mencari hasil hutan dan berkebun, interaksi dengan dunia luar sangat terbatas. Sedangkan rumusan masalahnya pada penelitian ini ada 2 Yaitu : bagaimana program Dinas Sosial Kabupaten Bulungan dalam pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) dan sejauhmana pelaksanaan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) tersebut. Indikator yang digunakan adalah (1) Program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT), yang terdiri dari : memahami visi, misi, tujuan dan kegiatan program pemberdayaan komunitas adat terpencil, (2), Pelaksanaan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) yang terdiri dari : Fasilitasi, motivasi dan pendampingan dalam pelaksanaan program pemberdayaan komunitas adat terpencil. Jenis atau tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sedangkan analisa data yang digunakan adalah analisa data kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah metode wawancara yang berpedoman pada Interview Guide (Pedoman wawancara), dokumentasi dan observasi. Populasinya adalah seluruh pegawai Dinas Sosial Kabupaten Bulungan yang berjumlah 17 orang. Sedangkan sampelnya terdiri dari 5 orang dari pegawai Dinas Sosial Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilakukan pada Dinas Sosial dalam rangka melaksanakan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) pada tahun 2004. Menurut data dari Dinas Sosial pada tahun 1988-2000, bahwa jumlah populasi komunitas adat terpencil (KAT) penyandang masalah sosial tercatat 1.070 KK atau 4.605 Jiwa yang telah dibina. Sedangkan pada tahun 2004 jumlah penyandang masalah sosial yang dibina melalui pola permukiman berjumlah 147 KK atau 217 Jiwa. Kendala yang dihadapi oleh Dinas Sosial dalam melakukan pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) yang ada di Kabupaten Bulungan disebabkan jarak desa dengan desa yang lain sangat berjauhan atau terpencar, beberapa kecamatan belum dapat dijangkau melalui jalan darat, kecamatan-kecamatan yang ada belum mempunyai Tenaga Sosial Masyarakat (TKS), sehingga ada kendala untuk percepatan pemberdayaan komunitas adat terpencil yang ada di Kabupaten Bulungan. Untuk melaksanakan kegiatan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT), pada tahun 2005 ini meliputi dalam bentuk diantaranya : Pembangunan rumah type 36 dengan jumlah 150 Unit, pembangunan jalan dan jembatan dengan jarak 4 Km, dan serta biaya administrasi 1 paket sebanyak Rp. 30.000.000,00. Sedangkan realisasinya program kerja tersebut pada tahun 2004 melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara akan dibangun perumahan masyarakat Suku Terasing/Komunitas Adat Terpencil (KAT), dengan lokasi sebagai berikut : Kabuputen Bulungan, Kecamatan Tanjung Palas Timur dan Desa Binai/Sikil baru. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang terkait sehingga akan dapat lebih dipahami bagaimana melaksanakan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) di Dinas Sosial Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Timur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 06 Jul 2012 08:10
Last Modified: 06 Jul 2012 08:10
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11309

Actions (login required)

View Item View Item