PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PERUSAHAAN TENUN “PELANGI” LAWANG MALANG

Wibisono, Puguh (2006) PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PERUSAHAAN TENUN “PELANGI” LAWANG MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_BUDAYA_ORGANISASI_TERHADAP_PRESTASI_KERJAKARYAWAN_BAGIAN_PRODUKSI_PADA_PERUSAHAAN_TENUN.pdf

Download (108kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada Perusahaan Tenun” Pelangi” Lawang Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui budaya organisasi yang ada di perusahaan Tenun „Pelangi” Lawang Malang yang dinilai dari inovasi dan pengambilan resiko, perhatian kerincian, orientasi hasil, orientasi orang, orientasi tim, keagresifan dan kemantapan,prestasi kerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan, dan karakteristik budaya organisasi yang mana yang perpengaruh paling kuat terhadap prestasi kerja karyawan. X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7. Hipotesis yang diambil dalam penelitian ini adalah diduga inovasi dan pengambilan resiko, perhatian kerincian, orientasi hasil, orientasi orang, orientasi tim, keagresifan dan kemantapan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Diduga karaktristik budaya perhatian kerincian paling berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan. Sample yang diambil adalah 20% dari total populasi yang ada pada perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang yang berjumlah 300 karyawan. Untuk mengukur kuestionary digunakan skala Likert dan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variable bebas debgan variable terikat digunakan analisis regresi berganda. Dari hasil analisis persamaan regresi sebagai berikut : Y = - 6,448+0,238 X1+0,299 X2+0,185 X3+0,187, X4+0,189 X5+0,162 X6+0,179 X7 . Nilai koefisien determinasi (R) yang diperoleh adalah 0,734 artinya variable bebas mampu menjelaskan 73,4% terhadap variable terikat sedangkan sisanya26,6% dipengaruhi oleh variable lain. Sementara uji F yangdilakukan diperoleh nilai F table = 2,192 dan F hitung 20,514 yang berarti F hitung > Ftabel yang berarti variable bebas berpengaruh nyata secara simultan terhadap variable terikat. Dan dari uji t, nilai t table adalah 2,007 dan t hitung 2,789 dari setiap variable adalah X1 = 2,540, X2 = 2,789, X3 = 2,098, X4 = 2,134, X5 = 2,093, X6 = 2,324, X7 = 2,141, yang berarti semua nilai t hitung > t table artinya secara parsial variable bebas mempunyai pengaruh yang nyata terhadap variable terikat. Dari hasil uji F dan Uji T yang dilakukan maka hipotesis 1 terbukti kebenarannya. Untuk mengetahui pangaruh paling dominan dari variable bebas digunakan nilai koefisien regrasi yang terbesar dan diperoleh nilai t hitung X2 merupakan nilai yang terbesar sehingga hipotesis 2 juga terbukti kebenarannya. Berdasarkan kenyataan yang ada sebaiknya perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang Malang harus dapat mendorong karyawannya agar lebih cermat dan teliti dalam belerja dan kompetitif sehingga prestasi kerja karyawan dapat ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 06 Jul 2012 07:36
Last Modified: 06 Jul 2012 07:36
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11301

Actions (login required)

View Item View Item