PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL (STAD)TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XIA1 SMA NEGERI 1 ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO PADA KOMPETENSI DASAR SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN

HARTANTIN, JATU (2006) PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL (STAD)TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XIA1 SMA NEGERI 1 ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO PADA KOMPETENSI DASAR SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_METODE_PEMBELAJARAN_KOOPERATIF_MODEL.pdf

Download (130kB) | Preview

Abstract

Pembelajaran kooperatif model STAD adalah suatu metode yang mana guru mula-mula menyajikan informasi kepada siswa, selanjutnya siswa diminta berlatih dalam kelompok kecil yang heterogen, sampai setiap anggota kelompok mencapai hasil maksimal pada tes akhir pelajaran. Pembelajaran Model STAD meliputi 5 langkah, yaitu: penyajian kelas, belajar kelompok, tes/kuis, skor kemajuan individu, dan penghargaan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui proses dan hasil penerapan pembelajaran kooperatif (model STAD) dalam upaya meningkatkan prestasi belajar biologi siswa kelas XIA1 SMA Negeri 1 Asembagus pada kompetensi dasar sistem reproduksi pada tumbuhan dan (2) untuk mengetahui proses dan hasil penerapan pembelajaran kooperatif (model STAD) dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar kooperatif biologi siswa kelas XIA1 SMA Negeri 1 Asembagus pada kompetensi dasar sistem reproduksi pada tumbuhan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XIA1 sebanyak 41 siswa. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 3 – 29 April 2006 di SMA Negeri 1 Asembagus Kabupaten Situbondo. Teknik pengambilan datanya menggunakan lembar pengamatan, tes individual/kuis, tes hasil belajar, dan catatan lapangan. Analisis data untuk aktifitas belajar kooperatif menggunakan persentase tingkat aktivitas siswa, sedangkan prestasi belajar menggunakan ketuntasan belajar berdasarkan kriteria keberhasilan siswa dalam belajar kelompok. Fokus penelitian ini terdapat pada peningkatan prestasi dan aktivitas belajar biologi sebagai dampak penerapan metode pembelajaran kooperatif model STAD. Hasil penelitian pada siklus tindakan I menunjukkan persentase rata-rata dari keempat elemen kooperatif, yaitu: saling ketergantungan positif, interaksi tatap muka, akuntabilitas individu, dan keterampilan menjalin hubungan antar pribadi adalah sebesar 69,8%. Setelah dilakukan tindakan perbaikan, persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus tindakan II dan III meningkat menjadi 87,5% dan 95,83%. Selain itu, ketuntasan belajar klasikal pada siklus tindakan I yaitu 87,8%, dan mengalami penurunan pada siklus tindakan II menjadi 82,92%. Tetapi pada siklus tindakan III, ketuntasan belajar klasikal menunjukkan suatu peningkatan yaitu 95,12%. Hal ini berarti bahwa pembelajaran kooperatif model STAD efektif dalam meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar biologi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 06 Jul 2012 06:44
Last Modified: 06 Jul 2012 06:44
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11290

Actions (login required)

View Item View Item