ANALISIS PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA TAWALI, KECAMATAN WERA, KABUPATEN BIMA, NTB

WAHYUDIN, DEDI (2009) ANALISIS PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA TAWALI, KECAMATAN WERA, KABUPATEN BIMA, NTB. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Document1.pdf

Download (5kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang analisia pengaruh jumlah modal, luas lahan dan jumlah tenaga kerja terhadap tingkat pendapatan petani bawang merah di desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB. Pembangunan pertanian di Indonesia sangat penting, karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah petani. Dimana mereka mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam rangka mengambil langkah-langkah kebijaksanaan yang diperlukan untuk perkembangan pertanian pada umumnya dan peningkatan produk pertanian pada khususnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui profil keluarga petani bawang merah di Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB, meliputi: pendidikan, status perkawinan, tanggungan keluarga,lamanya menjadi petani, alasan menjadi petani, jenis pekerjaan lain, banyaknya panen dalam satu tahun, dan tempat pemasaran. (2) Untuk mengetahui apakan ada pengaruh antara jumlah modal, luas lahan dan jumlah tenaga kerja terhadap tingkat pendapatan petani bawang merah di Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB Teknik analisa data yang digunakan adalah (1) Untuk mengetahui total penerimaan pada petani bawang merah maka secara matematis dapat dihitung dengan menggunakan rumus: TR = P x Q (2) Untuk mengetahui biaya total atau total cost maka secara matematis dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: TC = FC + VC (3) Untuk mengetahui keuntungan yang diterima oleh petani bawang merah maka digunakan rumus:? = TR TC Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti pada bab-bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa: (1) Profil keluarga petani bawang merah di desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB adalah dilihat dari pendidikan yang paling banyak adalah tamat SLTA, dari status perkawinan, kebanyakan mereka sudah menikah, dari segi beban tanggungan keluarga kebanyakan mereka mempunyai tanggungan keluarga 4 orang, lamanya menjadi petani rata-rata mereka sudah bertani antara 2-4 tahun, alasan menjadi petani kebanyakan adalah untuk mencukupi kebutuhan hidup dan mencari tambahan pendapatan keluarga,dilihat dari segi pekerjaan lain kebanyakan mereka adalah tidak punya pekerjaan lain, kemudian dilihat dari tempat pemasarannya, kebanyakan para petani langsung memasarkannya ke pasar dan ke koperasi. (2) Hasil penelitian menunjukkan biaya (TC) yang dikeluarkan petani bawang merah di desa Tawali kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB paling besar yaitu: Rp 12.055.000, sedangkan total penerimaan terendah yang diperoleh petani bawang merah adalah sebesar Rp 2.915.000 (3) pendapatan bersih (? ) petani bawang merah di desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB pada tingkatan tertinggi sebesar Rp 45.500.000 sedangkan terendah adalah sebesar Rp 7.550.000

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Anggit Aldila
Date Deposited: 06 Jul 2012 03:39
Last Modified: 06 Jul 2012 03:39
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11263

Actions (login required)

View Item View Item