Rofiq, Muhammad (2010) Peran dan Tantangan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah di Era Globalisasi. Muhammadiyah Articles (13730).
|
Text
Peran_dan_Tantangan_Majelis_Tarjih_dan_Tajdid_Muhammadiyah_di_Era_Globalisasi.ps Download (348Kb) | Preview |
|
|
Text
Copy_%282%29_of_Peran_dan_Tantangan_Majelis_Tarjih_dan_Tajdid_Muhammadiyah_di_Era_Globalisasi.docx Download (20Kb) |
Abstract
Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah lahir pada tahun 1927 karena dilatarbelakangi oleh kesadaran akan pentingnya sebuah institusi di Muhammadiyah yang memiliki otoritas keagamaan dan berperan sebagai katalisator gerak pembaruan Muhammadiyah. Sebab, sebagai gerakan pembaruan, dunia aktivisme dan ruh keislaman di Muhammadiyah mutlak harus berada dalam satu tarikan nafas, untuk meminjam istilah Buya Ahmad Syafii Maarif. Peran sebagai katalisator pembaruan sesungguhnya telah cukup baik dimainkan oleh Majelis Tarjih dalam sejarah Muhammadiyah. Parameter yang bisa digunakan untuk mengukurnya adalah dengan melihat paradigma keagamaan Muhammadiyah yang dilahirkan oleh Majelis Tarjih. Sikap kosmopolit di satu sisi dan puritan di sisi lain adalah dua hal yang tampaknya langka dan sulit di cari padanannya dalam model-model pembaruan lainnya di dunia Islam. Dengan kosmopolitanismenya, Muhammadiyah dalam sejarahnya tidak pernah mengalami hambatan ketika harus berdialektika dan bergumul dengan problem-problem modernitas. Sementara dengan sikap puritan yang dimilikinya, Muhammadiyah berhasil menjaga kemurnian ajaran Islam pada periode di mana sinkretisasi orisinalitas Islam dengan unsur-unsur luar terjadi secara masif dan tak terkendali.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 29 Mar 2012 02:40 |
| Last Modified: | 29 Mar 2012 02:40 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1120 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
