STUDI PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN IJASAH OLEH CALEG DPRD PEMILU 2004 (Studi di Polresta Malang)

Febrianto, Gatot (2006) STUDI PENYIDIKAN TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN IJASAH OLEH CALEG DPRD PEMILU 2004 (Studi di Polresta Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STUDI_PENYIDIKAN_TERHADAP_TINDAK_PIDANA_PEMALSUAN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Pemalsuan adalah membuat sesuatu yang isinya bukan semestinya, atau membuat sesuatu sedemikian rupa sehingga menunjukkan asal sesuatu yang tidak benar, sehingga isinya menjadi lain daripada aslinya untuk kepentingan pribadi atau kepentingan orang lain. Beberapa payung hukum guna memberikan suatu kepastian dalam mencegah dan menindak tindak pidana ini sudah ada yaitu tentang ketentuan pidana yang berada dalam Undang-undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu dan KUHP. Walaupun keberadaan akan tindak pidana pemalsuan ijasah oleh Caleg digolongkan dalam tindak pidana khusus namun hasilnya masih jauh dari harapan yang diinginkan. Dengan diadakanya penelitian ini penulis bertujuan untuk mendapatkan mcngcnai gambaran pclaksanaan proses pcnyidikan tindak pidana pcmalsuan ijasah yang dilakukan olch Caleg DPRD pcmilu 2004 dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh penyidik Polresta Malang dalam melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tersebut. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk mengaji adalah metode diskriptif kualitatif, dengan harapan data yang diperoleh adalah data yang menggambarkan tentang bagaimana pelaksanaan penyidikan terhadap tindak pidana pemalsuan ijasah oleh Caleg DPRD 2004 beserta kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Melalui penelitian yang komperehensip terhadap pelaksanaan penyidikan pada tindak pidana Pemalsuan Ijasah oleh Caleg DPRD Pemilu 2004, diperoleh hasil bahwa berdasarkan laporan KPU dan Panwaslu Kota Malang, kemudian dilanjutkan pada tindaKan penyelidikan untuk mencari keterangan/ atau data beserta barang bukti guna menentukan dapat tidaknya dilakukan penyidikan terhadap tindak pidana pemalsuan ijasah oleh Caleg DPRD pemilu 2004 oleh penyidik Polresta Malang, baik itu mela}ui upaya penindakan seperti penahanan, penyitaan pada benda yang ada hubungannya dengan tindak pidana yang terjadi dan pemeriksaan kepada tcrsangka, saksi maupun saksi ahli sampai dengan proses akhir penyidikan yaitu pemherkasan dan penyerahan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dapat ditarik kesirnpulan bahwa tersangka H.A.Z dan H.S berdasarkan bukti telah melanggar pasal 137 ayat (1),(3) dan (4) Undang-undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilu. Namun dalam proses penyidikan tindak pidana pemalsuan ijasah oieh Caleg DPRD pemilu 2004 tersebut, tidak sedikit kendala yang dihadapi oleh pihak penyidik Polresta Malang, baik itu berupa batasan waktu yang ditetapkan UU, koordinasi kepolisian dengan lembaga lain diluar kepolisian dalam menyidik tind.ak pidana pemalsuan ijasah oleh Caleg DPRD pemilu 2004, maupun kendala mengenai terbatasnya jumlah personel yang tergabung dalam Unit Khusus tindak pidana pemilu. Dengan gambaran yang demikian, maka dapatlah ditarik kesimpulan bahwa di dalam proses penyidikan tindak pidana pemalsuan ijasah oleh Caleg DPRD pemilu 2004, adalah sama dengan tindak pidana yang lain hanya pasal persangkaan yang digunakan bukan KUHP tetapi pasal 137 UU N0 12 Tahun 2003. dalam hal kendala tentang batasan waktu proses penyidikan akan tidak maksimalnya proses penyidikan sehingga akan berakibat dakwaan dalam berkas perkara menjadi lemah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 05 Jul 2012 03:22
Last Modified: 05 Jul 2012 03:22
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11086

Actions (login required)

View Item View Item