Perencanaan Portofolio Optimal Dengan Analisis Indeks Tunggal Pada Saham-Saham LQ 45 Yang Listing Di BEJ

Wulandari, Nita (2006) Perencanaan Portofolio Optimal Dengan Analisis Indeks Tunggal Pada Saham-Saham LQ 45 Yang Listing Di BEJ. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Perencanaan_Portofolio_Optimal_Dengan_Analisis_Indeks_Tunggal_Pada_Saham.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Perencanaan Portofolio Optimal dengan Analisis Indeks Tunggal pada Saham-Saham LQ 45 yang Listing di BEJ.” Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saham-saham LQ 45 yang membentuk portofolio optimal. Untuk menentukan proporsi dana masing-masing saham yang membentuk portofolio optimal dan untuk menentukan besarnya expected return dan risk saham-saham yang membentuk portofolio optimal. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model indeks tunggal. Model indeks tunggal adalah analisis untuk menentukan portofolio optimal dengan cara membandingkan nilai excess return to beta (ERB) dengan cut off pointnya (Ci) dari masing-masing saham. ERB merupakan kelebihan return relatif terhadap satu unit risiko yang tidak dapat didiversifikasikan yang diukur dengan beta. Sedangkan cut off point sendiri merupakan titik pembatas yang menentukan batas nilai ERB berapa dikatakan tinggi. Saham yang memiliki nilai ERB C* (Ci tertinggi) masuk dalam portofolio optimal. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah terdapat 14 saham yang masuk portofolio optimal karena memiliki nilai ERB C*, saham-saham tersebut antara lain: BNLI dengan proporsi dana sebesar 0.1473%, INTP dengan proporsi dana sebesar 1.5994%, AALI dengan proporsi dana sebesar 14.6841%, ASII dengan proporsi dana sebesar 35.2455%, TKIM dengan proporsi dana sebesar 6.1252%, PGAS dengan proporsi dana sebesar 3.3028%, BUMI dengan proporsi dana sebesar 6.1402%, MEDC dengan proporsi dana sebesar 11.6946%, PNBN dengan proporsi dana sebesar 0.6459%, BBRI dengan proporsi dana sebesar 11.2112%, UNTR dengan proporsi dana sebesar 5.8760%, LPBN dengan proporsi dana sebesar 0.6803%, BNII dengan proporsi dana sebesar 1.8022%, BDMN dengan proporsi dana sebesar 0.8454%. Dari portofolio optimal yang terbentuk (14 saham) didapat expected return portofolio E(Rp) sebesar 0.06858 dan risk portofolio sebesar 0.02077.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 05 Jul 2012 03:08
Last Modified: 05 Jul 2012 03:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11071

Actions (login required)

View Item View Item