ANALISA KINERJA KEUANGAN (aspek permodalan) BANK GO PUBLIC DENGAN BANK TIDAK GO PUBLIC DALAM PENCAPAIAN PROFIT

Fatmawati, Fatmawati (2006) ANALISA KINERJA KEUANGAN (aspek permodalan) BANK GO PUBLIC DENGAN BANK TIDAK GO PUBLIC DALAM PENCAPAIAN PROFIT. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_KINERJA_KEUANGAN_%28aspek_permodalan%29_BANK_GO_PUBLIC_DENGAN_BANK_TIDAK_GO_PUBLIC_DALAM_PENCAPAIAN_PROFIT.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul : Analisa kinerja Keuangan (aspek permodalan) Bank go public dengan bank tidak go public dalam pencapaian profit ..Adapun tujuan dari penelitian ini adalah satu untuk mengetahui kondisi keuangan antara bank go public dengan bank tidak go public, dan yang kedua untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam dalam pencapaian profit antara bank go public dengan bank tidak go public. Dalam penelitian ini penulis mengambil hipotesa awal, bahwa bank go public lebih baik dan sehat dibandingkan dengan bank bank tidak go public. Dari hasil analisa Rasio keuangan bank dan analisa uji beda, yang dilakukan pada kedua bank tersebut ( bank go public dan bank tidak go public). Untuk analisa rasio keuangan bank go public diperoleh : rasio CAR ( capital adequacy rasio) rata-rata sebesar 23,6%, untuk rasio Rentabilitas bank dilihat dari ROA (return on everage aguity) rata- rata sebesar 10,1% dan untuk ROE ( return on everage eguty) rata-rata sebesar 21,9%, untuk Aktiva produktif dari sisi NPL (nonperforming loan(groos))rata-rata sebesar 6,2%, dan untuk PPAP (penyisihan dan penghapusan aktiva produktif) diperoleh rata-rata sebesar 147,2%. Sedangkan untuk rasio Likuiditas dari sisi LDR ( loan deposit margin)rata-rata sebesar 79%, dan dari sisi Pertumbuhan kredit/dana diperoleh rata-rata sebesar105%. Serta untuk Efisiensi yang dilihat dari sisi NIM (net intrest margin) rata-rata sebesar 11,2% dan dari sisi BOPO (beban operasional dan pendapatan operasional) rata-rata diperoleh sebesar 80%. Sedangkan untuk bank tidak go public untuk nilai CAR rata- rata diperoleh sebesar 62 %, Rentabilitas dari sisi ROA rata-rata sebesar 3,9%,dan dari sisi ROE rata-rata sebesar 15,4%, untuk aktiva produktif dari sisi NPL rata-rata sebesar 7,6%,dan dari sisi PPAP rata- diperoleh sebesar 113,6%, Likuidasi dari sisi LDR rata-rata diperoleh sebesar 98,5% dan dari Pertumbuhan kredit/dana rata-rata diperoleh sebesar 144%. Untuk Efisiensi dilihat dari sisi NIM sebesar 5,2%, dan dari sisi BOPO rata-rata sebesar 66,6%. Sedangkan dari uji beda yang dilakukan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua jenis bank tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, diambil kesimpulan bahwa sebaiknya kedua bank tersebut, diatas harus memaksimalkan jumlah modal yang dimiliki untuk dipergunakan secara produktif yang menghasilkan profit yang diharapkan oleh setiap dunia usaha seperti bank tersebut. Dari hasil perhitungan rasio keuangan dan uji beda yang dilakukan kedua bank tadi perlu meningkatkan laporan keuangan yang dimiliki dan yang penting dimana kedua bank tersebut diatas, memeilki perbedaan yang signifikan serta menolak hipotesa awal yang menyatakan bank go public lebih baik dan sehat dibandingkan dengan bank tidak go public dimana hasil uji beda yang dilakukan terbukti bahwa bank go publik tidak selalu baik dan sehat dibandingkan dengan bank tidak go public.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 05 Jul 2012 02:55
Last Modified: 05 Jul 2012 02:55
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/11064

Actions (login required)

View Item View Item