PELAKSANAAN PENAGIHAN PAJAK DENGAN PENYITAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UNTUK MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK PADA SEKSI PENAGIHAN DI KANTOR PELAYANAN PAJAK RABA-BIMA

FITRIAH, FITRIAH (2006) PELAKSANAAN PENAGIHAN PAJAK DENGAN PENYITAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UNTUK MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK PADA SEKSI PENAGIHAN DI KANTOR PELAYANAN PAJAK RABA-BIMA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PELAKSANAAN_PENAGIHAN_PAJAK_DENGAN_PENYITAAN_DAN_PENGARUHNYA_TERHADAP_KEPATUHAN_WAJIB_PAJAK_UNTUK_MENINGKATKAN_PENERIMAAN_PAJAK_PADA_SEKSI_PENAGIHAN_DI_KANTOR_PELAYANAN_PAJAK_RABA.pdf

Download (82kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian deskriptif pada Kantor Pelayanan Pajak dengan judul “Pelaksanaan Penagihan Pajak dengan Penyitaan dan Pengaruhnya terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Untuk Meningkatkan Penerimaan Pajak Pada Seksi Penagihan di Kantor Pelayanan Pajak Bima”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui secara pasti mengenai pelaksanaan penagihan dengan penyitaan terhadap wajib pajak yang menunggak; dan untuk mengetahui pengaruh penagihan pajak dengan penyitaan terhadap kepatuhan wajib pajak serta pengaruhnya terhadap peningkatan penerimaan atas pajak. Dalam Penelitian ini, penulis mengambil hipotesis , yaitu : bahwa pelaksanaan penagihan dengan penyitaan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah pelaksanaan penagihan dengan penyitaan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak menggunakan analisis regresi sederhana. Tolak ukur yang digunakan untuk menguji kebenaran hipotesis yaitu jika nilai t hitung lebih besar dari t tabel (t hitung > t tabel). Sedangkan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penagihan dengan penyitaan terhadap peningkatan penerimaan pajak, penulis hanya membandingkan porsentase kenaikan/penurunan penerimaan pajak berdasarkan data realisasi pencairan tunggakan pajak dari tahun ke tahun, selama tahun yang diteliti. Hasil perhitungan dengan alat analisis regresi sederhana diperoleh t hitung sebesar 2,354 dan t tabel sebesar 2,021. sedangkan dari hasil perbandingan porsentase kenaikan/penurunan penerimaan pajak menunjukkan bahwa penerimaan semakin meningkat kecuali pada tahun 1998 dan 2001. Dari hasil analisis regresi sederhana tersebut, sesuai dengan tolak ukur yang digunakan, maka penagihan dengan penyitaan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak namun penagihan dengan penyitaan tidak selamanya dapat menjamin kepatuhan wajib pajak akan selalu meningkat. Walaupun demikian, penerimaan atas pajak tetap meningkat. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya Kantor Pelayanan Pajak tetap memperhatikan masalah tingkat kepatuhan wajib pajak, karena hal ini dapat memperlancar pelaksanaan penagihan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jul 2012 06:59
Last Modified: 04 Jul 2012 06:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10984

Actions (login required)

View Item View Item