ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARI'AH (BPRS) BUMI RINJANI BATU

FIRDIANARULITA, NEVI (2006) ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARI'AH (BPRS) BUMI RINJANI BATU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img] Text
ANALISIS_KINERJA_KEUANGAN_PADA_PT._BANK_PERKREDITAN_RAKYAT_SYARI’AH_(BPRS)_BUMI_RINJANI_BATU.pdf

Download (180B)

Abstract

Berkembangnya bank-bank syariah di negara-negara Islam berpengaruh terhadap negara Indonesia. Dengan dikeluarkannya UU No. 10 Tahun 1998 tentang perbankan, maka secara tegas sistem perbankan syariah ditempatkan sebagai bagian dari perbankan nasional. Adanya PT. BPR Syariah Bumi Rinjani Batu umat muslim diwilayah operasionalnya. Dengan kata lain umat muslim yang menginginkan sistem perbankan secara konvensional (sistem bunga) dapat beralih ke sistem bagi hasil Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. BPR Syari ah Bumi Rinjani Batu dengan menggunakan analisa rasio keuangan perbankan yang menggunakan standart penilaian Bank Indonesia. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis Kualitatif adalah menerangkan tentang sejarah perusahaan, produk yang dimiliki serta strategi yang akan dilakukan. Dan analisis kuantitatif yaitu dengan cara menggunakan rumus-rumus atau angka rasio, sehingga diperoleh nilai yang pasti secara sistematis. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan PT. BPR Syari ah Bumi Rinjani Batu adalah dengan menggunakan rasio Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Rentabilitas dan Likuiditas, untuk mengetahui bagaimana tingkat kesehatan bank tersebut dengan menggunakan penilaian dengan standart Bank Indonesia. Dari hasil perhitungan menggunakan rasio-rasio kinerja keuangan dengan standart Bank Indonesia, nilai bersih yang diperoleh mengalami peningkatan dari tahun 2002-2004. Oleh karena itu didapatkan hasil bahwa pada tahun 2002-2003 PT. BPR Syari ah Bumi Rinjani Batu dalam kondisi yang cukup sehat dan kurang sehat yaitu pada range 66-<81 dengan nilai 66,67 dan pada range 51-<66 dengan nilai 58,22 sedangkan pada tahun 2004 membaik berada pada range 81-100 yaitu 84,6 yang berarti berada dalam kondisi yang sehat. Dari kesimpulan diatas maka peneliti dapat mengimplikasikan bahwa untuk memperbaiki kondisi kinerja ada tiga unsur prudential banking yang harus diperhatikan dalam pengelolaan dana bank agar terjadi keseimbangan antara sumber penggunaan dana bank, terutama dalam kondisi instabilitas perekonomian sehingga dapat dipertahankan kondisi kinerja keuangan bank yang sehat. Ke 3 unsur prudential tersebut meliputi : Pemeliharaan CAR diatas ketentuan BI, Penjagaan Kinerja Likuiditas serta Penjagaan dan pemeliharaan rentabilitas

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jul 2012 06:48
Last Modified: 04 Jul 2012 06:48
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10979

Actions (login required)

View Item View Item