ANALISIS INVESTASI DAN KELAYAKAN INDUSTRI KECIL KECAP “CAP BAWANG” di KABUPATEN MAGETAN

FEBRIANTO, ASHARI (2006) ANALISIS INVESTASI DAN KELAYAKAN INDUSTRI KECIL KECAP “CAP BAWANG” di KABUPATEN MAGETAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_INVESTASI_DAN_KELAYAKAN_INDUSTRI_KECIL_KECAP.pdf

Download (114kB) | Preview

Abstract

Dalam industri kecil, perlu adanya penanganan mengenai biaya dan pendapatan, dimana biaya ini digunakan untuk mengetahui jumlah pengeluaran yang dilakakukan oleh industri kacil kecap, dan sedangkan pendapatan digunakan untuk mengetahui jumlah penerimaan yang diterima oleh industri kecil kecap. Selain dari biaya dan pendapatan, studi kelayakan juga diperlukan oleh industri kecil, untuk digunakan sebagai tolak ukur oleh pengusaha industri kecil, apakah layak diteruskan atau tidak diteruskan, sehingga apabila industri kecil tersebut mengalami kerugian maka industri kecil tersebut tidak layak diteruskan, dan sebaliknya apabila industri kecil tersebut mengalami keuntungan maka industri kecil tersebut layak diteruskan atau memproduksi secara terus-menerus. Permasalahan penelitian ini adalah 1). Berapa biaya dan pendapatan produksi kecap “cap bawang” di Magetan, 2). Berapa nilai NPV dan IRR produksi kecap “cap bawang” di Magetan, 3). Bagaimana Net B/C ratio produksi kecap produksi kecap “cap bawang” di Magetan. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan pendapatan, untuk mengetahui nilai NPV dan IRR, dan kelayakan produksi kecap “cap bawang” di Magetan. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan pertimbangan usaha tersebut selalu berproduksi, memiliki keunggulan dan kualitas yang bagus, disamping itu industri kecil kecap ini adalah industri satu-satunya yang berada di Desa Milangasri Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Data yang diambil adalah data sekunder, dimana data sekunder itu sendiri adalah data yang diperoleh dari catatan, literatur dan intansi terkait yang berguna untuk mendukung kelengkapan data yang diperlukan oleh penulis, seperti halnya biaya dan pendapatan. Metode analisa data yang digunakan adalah analisa pendapatan dan kalayakan yang bersifat kuantitatif, dimana untuk analisa pendapatan digunakan untuk mengetahui total biaya, penerimaan dan pendapatan. Sedangkan untuk analisa kelayakan digunakan untuk mencari NPV, IRR, net B/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, analisa pendapatan pada industri kecil kecap “cap bawang”, didapatan total biaya selama 2 tahun (2003 - 2004) sebesar Rp. 495.474.100, total penerimaan Rp. 613.988.700, dari hasil jumlah penerimaan dan biaya, maka diperoleh total pendapatan selama 2 tahun (2003 – 2004) industri kecil kecap “cap bawang” yang berada di magetan adalah sebesar Rp. 118.514.600. Sedangkan untuk analisa investasi dan kelayakan industri kecil kecap ”cap bawang” diperoleh hasil perhitungan NPV adalah sebesar Rp. 25.259.342. NPV tersebut mempunyai nilai positif atau lebih dari nol, sehingga industri kecil kecap tersebut memberikan keuntungan dan layak. Nilai analisa IRR dengan discount faktor 33% adalah sebesar 34%, sehingga industri kecil kecap ini layak untuk diusahakan karena nilai IRR lebih tinggi jika dibandingkan dengan perolehan keuntungan investasi di Bank BRI. Analisa net B/C diperoleh nilai sebesar 3,324, dan hal ini lebih dari 1 sehingga dapat disimpulkan bahwa industri kecil kecap tersebut dilihat dari analisa net B/C ratio layak untuk diusahakan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jul 2012 06:11
Last Modified: 04 Jul 2012 06:11
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10961

Actions (login required)

View Item View Item