STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGGULANGI AKSI PEMOGOKAN BURUH Kasus Aksi Pemogokan Buruh Bulan Oktober Tahun 2004 di PT. INDONESIAN MARINE – Malang

FEBRIANSYAH, RULLY (2006) STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGGULANGI AKSI PEMOGOKAN BURUH Kasus Aksi Pemogokan Buruh Bulan Oktober Tahun 2004 di PT. INDONESIAN MARINE – Malang. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STRATEGI_PUBLIC_RELATIONS_DALAM_MENANGGULANGI_AKSI_PEMOGOKAN_BURUH_Kasus_Aksi_Pemogokan_Buruh_Bulan_Oktober_Tahun_2004_di_PT.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Fenomena pemogokan buruh tercatat hingga bulan Oktober 2000 mencapai angka 324 kasus (ELSAM, Edisi 2001) umumnya tuntutan buruh bekaitan dengan kesejahteraan dan kepastian kerja karyawan yang meliputi pembayaran upah, pemutusan hubungan kerja sepihak, status kepegawaian yang terkait dengan jenjang karir. Dalam dunia usaha permasalahan pemogokan buruh tidak dapat diabaikan begitu saja, karena problem diatas akan berpengaruh pada nama baik perusahaan atau citra perusahaan namun lebih jauh permasalahan aksi pemogokan buruh dapat mengancam keberlangsungan kegiatan perusahaan itu sendiri. Untuk mengatasi permasalahan pemogokan buruh diatas pihak perusahaan semaksimal mungkin mengerahkan tim manajemen yang terkait dengan menggunakan pendekatan Humas atau Public Relations agar dapat membuat strategi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan strategi Public Relations yang dilakukan oleh pihak manajemen PT. INDONESIAN MARINE Malang dan kendala–kendala yang di hadapi dalam menanggulangi aksi pemogokan buruh pada bulan Oktober 2004. Menurut Ahmad S. Adnanputra (Muslimin, 2004 : 62), Salah seorang ahli Humas mengatakan bahwa arti strategi adalah bagian terpadu dari suatu rencana (plan), sedangkan rencana merupakan produk dari suatu perencanaan (planning), yang akhirnya perencanaan adalah salah satu fungsi dasar dari proses manajemen. Sebagaimana kita pahami bahwa secara lengkap pengertian manajemen, selain unsur perencanaan, juga terdapat unsur perorganisasian (organizing), termasuk strukturisasi, pengawakan (staffing), dan pengarahan (directing) dan pengendalian (controlling) agar tujuan bersama dapat tercapai dengan baik, serta tidak terjadi penyimpangan dari apa yang direncanakan semula. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tipe penelitian ini adalah deskriptif. Informan penelitian adalah Manajer divisi HRD, Manajer divisi Finance, dan Ketua SPSI. Pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data yang telah dikumpulkan peneliti akan melakukan teknik trianggulasi sumber. Teknik analisa data yang digunakan analisa domain. Strategi Public Relations PT. Indonesian Marine Malang dalam menanggulangi aksi pemogokan buruh pada bulan Oktober 2004 melalui beberapa tahapan, yaitu : (1) Strategi awal yang diambil perusahaan ialah Strategi Kristalisasi (crystallization) dengan menggunakan jalur taktikal merangkul (patronage), dapat dilihat dari langkah awal pihak HRD memanggil tokoh utama dalam aksi pemogokan buruh. (2) Strategi selanjutnya ialah dengan menggunakan strategi Pengukuhan (conservation) melalui jalur taktikal membujuk (persuasion), dapat dilihat dari adanya kesepakatan antara perusahaan dan pemogok, untuk menempuh jalur perundingan dalam menyelesaikan aksi pemogokan buruh. (3) Strategi akhir, dari proses penyelesaian aksi pemogokan buruh, ialah dengan menggunakan strategi Mengubah (Change) melalui jalur taktikal membeli (Purchasing), dapat dilihat dari tindakan pihak perusahaan untuk mengubah sikapnya terhadap buruh, dengan mengabulkan sebagian tuntutan buruh yang diajukan. Dalam pelaksanaan strategi public relations dalam menanggulangi aksi pemogokan buruh pada bulan Oktober 2004 di PT . INDONESIAN MARINE - Malang ada kendala - kendala dalam pelaksanaannya yaitu adanya perbedaan interpretasi dikalangan karyawan terhadap hasil keputusan perusahaan dalam penyelesaian aksi pemogokan buruh pada bulan Oktober 2004 yang dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang pendidikan karyawan dan ketebatasan SDM divisi HRD baik secara kuantitas maupun kualitasnya atau kurang propesional serta kondisi keuangan perusahaan yang kurang memadai

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jul 2012 06:08
Last Modified: 04 Jul 2012 06:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10958

Actions (login required)

View Item View Item