KEWIRAUSAHAAN PEJABAT PUBLIK PADA KANTOR KOPERASI DI KABUPATEN LAMONGAN JAWA TIMUR

YULIANA, ERMI (2006) KEWIRAUSAHAAN PEJABAT PUBLIK PADA KANTOR KOPERASI DI KABUPATEN LAMONGAN JAWA TIMUR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KEWIRAUSAHAAN_PEJABAT_PUBLIKPADA_KANTOR_KOPERASI_DI_KABUPATEN_LAMONGAN_JAWA_TIMUR.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Kewirausahaan yaitu bekerja usaha sendiri atau diartikan juga bekerja pada orang lain sebagai pegawai tapi pekerjaannya tersebut dilakukan dengan penuh kemandirian tanpa menunggu banyak arahan. Kewirausahaan dapat diajarkan, tetapi untuk menjadi wirausahawan bukan hanya diperoleh dari ilmu pengetahuan, tetapi justru cenderung pada kiat (art), siasat dan tekad. Seperti halnya ilmu manajemen yang pada awalnya berkembang pada lapangan industri, kemudian berkembang dan diterapkan di berbagai lapangan lainnya, maka disiplin ilmu kewirausahaan dalam perkembangan mengalami evolusi yang pesat, yaitu tidak hanya berbagai bidang seperti bidang industri, perdagangan, pendidikan, kesehatan dan institusi-institusi lainnya, misalnya birokrasi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swadaya lainnya. Penelitian di kantor koperasi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, ini bertujuan untuk menggambarkan kewirausahaan. Peranan kewirausahaan pejabat publik dalam koperasi adalah keikutsertaan siapapun yang dipilih atau diangkat dalam posisi publik dalam keanggotaan perkoperasian baik dalam bidang organisasi, dan mempunyai kemampuan melakukan setiap kesempatan usaha ekonomi dengan memanfaatkan sumber data yang dibutuhkan, serta keuntungan. Maju mundurnya usaha koperasi tergantung pada peran serta dan kegiatan anggota- anggotanya. Partisipasi atau peran serta diperlukan dalam semua situasi di mana manusia hendak bekerja sama atau bersama-sama mengusahakan sesuatu informan penelitian yang terdiri dari lima wirausahawan ini diteliti sesuai dengan karakteristik sebagaimana ketentuan dalam subyek penelitian, dan diperoleh data atau informasi selanjutnya menggunakan wawancara langsung dengan informan yang bersangkutan dan melakukan observasi di lapangan. Data menggunakan data-data sekunder yang dianggap signifikan. Hasil penelitian pada wirausahawan dengan menggunakan metode di atas ditemukan bahwa wirausahawan yang terjadi di kabupaten Lamongan kebanyakan pegawai pemerintah umumnya menolak fakta bahwa dia sekali-kali saja memperhatikan pendapatan karena turunnya anggaran atau penerangan dari para pembayar pajak, polisi, pustakawan, pekerja sosial kebanyakan percaya bahwa mereka melakukan pekerjaan Tuhan, dan masyarakat akan berterima kasih. Mereka sering mendasarkan diri pada opini ini, tetapi bisakah anda membayangkan, kreativitas mereka jika mereka memikirkan untuk mendatangkan uang sebagaimana mereka berusaha untuk membelanjakan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 04 Jul 2012 04:55
Last Modified: 04 Jul 2012 04:55
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10946

Actions (login required)

View Item View Item