FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN BERALIHNYA TENAGA KERJA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR NON PERTANIAN (Studi Kasus di Desa Kebon agung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang)

YULIANINGSIH, TRI (2006) FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN BERALIHNYA TENAGA KERJA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR NON PERTANIAN (Studi Kasus di Desa Kebon agung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN BERALIHNYA TENAGA KERJA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR NON PERTANIAN.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Sebuah gambaran tentang masalah tenaga kerja dipedesaan, sering dikemukakan bahwa angka pertambahan penduduk yang tinggi menyebabkan berlimpahnya tenaga kerja, karena sektor pertanian tidak mampu menampung seluruh tambahan tenaga kerja. Ketidakmampuan sektor pertanian menampung tenaga kerja dikarenakan semakin berkurangnya lahan pertanian. Melemahnya penyerapan tenaga kerja terhadap sektor pertanian, menandakan adanya perubahan struktur perekonomian di Indonesia, dari sektor pertanian ke sektor non pertanian. Salah satu penyebab pergeseran ini adalah perkembangan teknologi-teknologi yang dapat mengganti tenaga kerja. Semakin sempitnya kesempatan kerja di sektor pertanian kini mulai menyadari tentang pentingnya sektor non pertanian sebagai salah satu alternatif untuk dapat meningkatkan kesejahteraan sekelompok besar masyarakat pedesaan, khususnya kelompok buruh tani dan petani sempit. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi yang menyebabkan beralihnya tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian, 2) Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara faktor-faktor sosial ekonomi (luas lahan, tingkat upah dan tingkat pendidikan formal) dengan beralihnya tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian. Metode penentuan daerah penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Kebon Agung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang dengan pertimbangan bahwa di desa tersebut dapat ditemui tenaga kerja yang mempunyai peran sebagai objek dalam penelitian ini yaitu tenaga kerja yang bekerja pada sektor pertanian dan tenaga kerja yang beralih pekerjaan dari sektor pertanian ke sektor non pertanian. . Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara kebetulan (accident), ini digunakan karena peneliti tidak tahu pasti jumlah anggota populasi. Metode Pengumpulan Data dalam penelitian ini meliputi pengamatan secara langsung ke lokasi penelitian (observasi) dan bertanya langsung kepada responden (wawancara). Metode analisa data yang digunakan adalah metode Uji Chi Kuadrat (chi square test). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor upah menjadi penyebab yang paling kuat atau berhubungan banyaknya masyarakat yang beralih pekerjaan dari sektor pertanian ke sektor non pertanian, ini dibuktikan dari 38 tenaga kerja yang beralih pekerjaan ke sektor non pertanian, 55,26% menyebutkan karena faktor tingkat upah. (2) Terbukti ada 3 faktor yang menjadi penyebab beralihnya tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian, yang terdiri atas 1 faktor penyebab yang berasal dari sektor pertanian (faktor pendorong) yaitu luas penguasaan lahan dan 2 faktor penyebab yang berasal dari sektor non pertanian (faktor penarik) yaitu tingkat upah dan tingkat pendidikan formal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 04 Jul 2012 04:31
Last Modified: 04 Jul 2012 04:31
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10929

Actions (login required)

View Item View Item