ANALISA KELAYAKAN PENDIRIAN PROYEK STASIUN RADIO GUNA MENGETAHUI PROFIT MAKSIMUM BISNIS STASIUN RADIO (Studi Kasus di PT. Radio Mitra Suara Batu)

FARISKA, ARDILA (2006) ANALISA KELAYAKAN PENDIRIAN PROYEK STASIUN RADIO GUNA MENGETAHUI PROFIT MAKSIMUM BISNIS STASIUN RADIO (Studi Kasus di PT. Radio Mitra Suara Batu). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_KELAYAKAN_PENDIRIAN_PROYEKSTASIUN_RADIO_GUNA_MENGETAHUI_PROFITMAKSIMUM_BISNIS_STASIUN_RADIO.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Studi kelayakan merupakan penelitian tentang dapat tidaknya suatu proyek investasi dapat dilaksanakan dengan berhasil dan memberikan tingkat keuntungan yang layak atau dapat dimanfaatkan secara ekonomis. Untuk menentukan layak atau tidaknya pendirian suatu proyek yang dipandang dari beberapa aspek yang mendukung berdirinya suatu proyek tersebut dan proyek ini nantinya dapat sukses. Objek penelitian disini adalah PT. Radio Mitra Suara Batu yang terletak di Jl. Wukir No. 4 Kota Batu. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa informasi yang ingin melakukan perluasan usaha dengan mendirikan Stasiun Radio baru dengan format yang berbeda dari Stasiun Radio yang sudah dihasilkan oleh perusahaan ini. Oleh karena itu, sebelum perusahaan mendirikan Stasiun Radio baru harus dilakukan studi kelayakan terlebih dahulu agar tidak terlanjur menginvestasikan modal yang besar untuk proyek yang tidak menguntungkan. Untuk merencanakan pendirian proyek ini, aspek-aspek yang akan dikaji antara lain: Pertama, aspek pasar dan pemasaran akan ditentukan segmentasi pasar dan system pemasaran. Kedua, aspek teknis dan produksi akan ditentukan lokasi proyek, kapasitas produksi, fasilitas yang dibutuhkan, jenis teknologi yang digunakan dan lay out proyek. Ketiga, aspek manajemen akan ditentukan struktur organisasi, tugas dan jabatan karyawan, jumlah karyawan dan penjadwalan kerja karyawan. Keempat, aspek financial akan dihitung total investasi, nilai sisa, nilai depresiasi, proyeksi pendapatan, aliran kas masuk dan keluar serta nilai Rate of Return sebagai standart kelayakan proyek. Kelima, aspek lingkungan industri akan ditentukan supplier mana yang akan dipilih dan bagaimana persaingan dengan industri serupa. Keenam, aspek ekonomi, social dan politik akan diketahui dampak dari pendirian proyek dan cara penanggulangannya. Ketujuh, aspek hokum untuk mendukung legalitas pendirian proyek dari segi hukum. Untuk memaksimalkan pendapatan menggunakan metode Linier Programming. Jumlah pendapatan dengan menggunakan metode Linier Programming adalah Rp. 6.222.420,-/hari dan Rp. 186.672.600,-/bulan dan dari jumlah ini terdapat selisih Rp. 2.400,-/bulan yaitu lebih sedikit dari perhitungan manual.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jul 2012 04:05
Last Modified: 04 Jul 2012 04:05
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10893

Actions (login required)

View Item View Item